Banyuwangi Siapkan Latihan Gabungan Hadapi Kondisi Darurat

  • 12 Jun 2026 04:03 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi- Sejumlah instansi di Banyuwangi mulai mematangkan persiapan latihan kesiapsiagaan operasional gabungan untuk meningkatkan respons penanganan kondisi darurat. Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Latihan Kesiapsiagaan Operasional KOGABWILHAN II yang digelar di Banyuwangi, Kamis, 11 Juni 2026.

Rakor dipimpin Danpuslat Kodiklat TNI Marsma TNI Ramot C.P. Sinaga dan diikuti unsur TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi pendukung kebencanaan dan kemanusiaan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi I Made Oka Astawa mengatakan latihan bersama diperlukan untuk memastikan seluruh unsur mampu bergerak cepat dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat.

“Basarnas memiliki peran penting dalam operasi pencarian dan pertolongan. Melalui latihan bersama ini, koordinasi dan interoperabilitas antarinstansi dapat semakin meningkat sehingga ketika terjadi kondisi darurat seluruh unsur bisa bergerak cepat dan terorganisir,” ujar Oka, Kamis,m 11 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, peserta membahas kesiapan personel, pola koordinasi, hingga dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama pelaksanaan latihan.

Latihan gabungan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi berbagai potensi kejadian darurat, mulai bencana alam, kecelakaan transportasi, hingga operasi pencarian dan pertolongan di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Selain Basarnas, kegiatan diikuti jajaran TNI, Polri, BMKG, PMI, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui latihan tersebut, seluruh unsur diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam memberikan respons cepat, tepat, dan efektif kepada masyarakat saat terjadi keadaan darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....