Produksi Beras Jember Tembus 446 Ribu Ton, Terbesar di Tapal Kuda
- 09 Jun 2026 06:20 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Kabupaten Jember kembali mencatatkan kinerja positif di sektor pertanian dengan produksi beras mencapai 446.097 ton. Capaian tersebut menempatkan Jember sebagai daerah penghasil beras terbesar di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 2 Juni 2026, Jember berada di peringkat ketiga penghasil beras terbesar di Jawa Timur setelah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Bojonegoro.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan capaian itu merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang mendukung sektor pertanian. Mulai dari petani, pemda, hingga instansi terkait. Menurutnya, tingginya produksi padi di Jember juga tercermin dari besarnya serapan gabah oleh Perum Bulog, yang menjadi salah satu indikator keberhasilan produksi pertanian daerah.
“Capaian ini menunjukkan sektor pertanian Jember terus berkembang dan memberikan kontribusi penting terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Fawait juga mengapresiasi Bulog Jember, TNI, dan Polri yang turut mendukung proses penyerapan gabah petani sehingga mampu mencatatkan hasil yang tinggi.
Meski belum menjadi daerah penghasil beras terbesar di Jawa Timur, ia menilai tren peningkatan produksi saat ini menjadi modal penting untuk terus memperkuat sektor pertanian di masa mendatang.
Selain meningkatkan produktivitas pertanian, Pemkab Jember juga memperkuat pengawasan distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran.
Pengawasan dilakukan seiring bertambahnya alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat.
“Jika ditemukan pelanggaran dalam penyaluran pupuk subsidi, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai program strategis yang dijalankan selama ini turut berkontribusi terhadap peningkatan produksi pertanian.
Program tersebut antara lain optimalisasi lahan (oplah), perbaikan jaringan irigasi, pompanisasi, hingga penguatan lahan pertanian pangan berkelanjutan.
“Luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember pada tahun 2025 tercatat bertambah 373,59 hektare dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.
Pemkab Jember juga bersinergi dengan pemerintah pusat dalam penyaluran bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar.
Bantuan itu mencakup alat dan mesin pertanian, benih, bibit, serta pembangunan infrastruktur pertanian guna mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....