Pemkab Jember Serahkan 48 Armada untuk Perkuat Koperasi Merah Putih

  • 09 Jun 2026 05:19 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemkab Jember menyerahkan 23 unit truk dan 25 unit kendaraan pick up untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP), Senin (8/6/2026).

Bantuan armada itu diharapkan dapat memperkuat distribusi hasil produksi masyarakat, menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, serta mendorong kemandirian ekonomi desa.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan, koperasi memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi dan mengurangi kesenjangan pendapatan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis desa.

Menurutnya, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

“Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan mengurangi ketimpangan pendapatan,” ujarnya.

Fawait menegaskan Koperasi Merah Putih tidak dibentuk untuk bersaing dengan pelaku usaha swasta maupun toko kelontong milik masyarakat.

Sebaliknya, koperasi diharapkan mengisi sektor ekonomi yang belum terlayani secara optimal dan memperkuat rantai distribusi komoditas desa.

Sebagai langkah penguatan, Pemkab Jember juga mendorong koperasi berperan dalam menjaga stabilitas harga gabah melalui kerja sama dengan Bulog.

Koperasi diharapkan dapat membantu penyerapan hasil panen petani sehingga harga gabah tetap terjaga sesuai ketentuan pemerintah.

Selain itu, Koperasi Merah Putih juga diproyeksikan menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Produk pertanian dan komoditas unggulan desa nantinya dapat diserap melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sementara itu, Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, mengatakan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jember terus berjalan sesuai target.

Menurutnya, target awal pembentukan koperasi yang menjadi tanggung jawab Kodim telah tercapai 100 persen di 42 titik.

Ia berharap, dukungan armada operasional tersebut dapat memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi desa.

“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah desa menjadi kunci percepatan pelaksanaan program,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....