JFC Didorong Jadi Penggerak Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan di Jember

  • 25 Jul 2026 10:46 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Pemkab Jember menargetkan Jember Fashion Carnaval (JFC) tidak hanya menjadi ajang kreativitas. Tapi juga mampu memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat menghadiri JFC Red Carpet di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat 24 Juli 2026 malam.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tamu nasional, di antaranya aktris senior Christine Hakim, Ingrid Widjanarko, penata rias Bubah Alfian, serta para guest star dan talent JFC 2026.

Fawait mengatakan, JFC yang kini memasuki penyelenggaraan ke-24 telah berkembang menjadi wadah lahirnya talenta-talenta kreatif, sekaligus memberi dampak nyata terhadap perekonomian daerah.

Menurutnya, setiap penyelenggaraan JFC mampu menggerakkan sektor informal, mulai dari meningkatnya tingkat hunian hotel hingga bertambahnya omzet pelaku UMKM.

“Ke depan, kami akan merancang agar manfaat JFC tidak hanya dirasakan pada tahun ini, tetapi juga semakin besar pada penyelenggaraan berikutnya,” ujarnya.

“Selain menjadi wadah pengembangan kreativitas, JFC juga diharapkan meningkatkan perputaran uang, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan,” tambahnya.

Fawait menegaskan, upaya menurunkan angka kemiskinan di Jember dilakukan melalui berbagai sektor secara bersamaan.

“Mulai dari pendidikan melalui program beasiswa, layanan kesehatan melalui Homecare, hingga penguatan perekonomian melalui penyelenggaraan berbagai event berskala nasional maupun internasional,” katanya.

Ia optimistis target tersebut dapat tercapai. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 8.000 warga Jember berhasil keluar dari kemiskinan pada tahun lalu.

Pemkab Jember menargetkan jumlah penduduk miskin dapat ditekan hingga berada di bawah angka psikologis 200 ribu jiwa, yang belum pernah dicapai dalam sekitar satu dekade terakhir.

Menurut Fawait, kolaborasi antara pembangunan sumber daya manusia, peningkatan layanan kesehatan, dan penguatan ekonomi melalui sektor pariwisata serta ekonomi kreatif menjadi kunci untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Jember.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....