Peningkatkan Produksi Tembakau, Pemerintah Dukung Pupuk Gratis

  • 22 Mei 2026 18:26 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama DPRD setempat memastikan dukungan terhadap petani tembakau melalui bantuan pupuk gratis bagi petani dengan luasan lahan tertentu pada tahun 2026.

Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap petani tembakau yang selama ini menjadi penopang penerimaan negara dari sektor cukai.

“Untuk memberikan bantuan kepada petani tembakau, pupuk gratis. Memang tidak semuanya bisa dibantu, maksimal untuk yang tanahnya sekitar 200 desiare,” kata Dhafir, Sabtu, 22 Mei 2026.

Menurutnya, komoditas tembakau memiliki kontribusi besar terhadap pendapatan negara sehingga keberlangsungan petani harus dijaga agar tidak kehilangan mata pencaharian.

“Faktanya komoditas yang menghasilkan pendapatan negara cukup besar itu tembakau. Maka bagaimana petani tembakau ini jangan sampai bubar,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemerintah daerah akan terus mendorong, membimbing, dan memotivasi petani agar tetap eksis serta mampu meningkatkan produktivitas tembakau di Bondowoso.

Dhafir menyebut dalam APBN 2026, target penerimaan negara dari cukai mencapai Rp336 triliun. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan dividen BUMN yang berkisar Rp80 triliun.

Menurutnya, Bondowoso juga menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang kemudian dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, salah satunya program kesehatan gratis melalui BPJS Universal Health Coverage (UHC).

“Hampir 40 persen DBHCHT kita alokasikan untuk UHC kesehatan, membantu masyarakat yang sakit dengan pelayanan kesehatan gratis,” tuturnya.

Terkait wacana pembatasan kadar tar dan nikotin, Dhafir menilai kebijakan tersebut perlu dikaji secara matang agar tidak berdampak buruk terhadap petani tembakau.

“Kalau memang diperlukan evaluasi dan kajian, apalagi kalau sampai mematikan petani tembakau, perlu ada bimbingan kepada petani terkait pola tanam yang menghasilkan nikotin rendah,” ucapnya.

Ia juga menegaskan siap mendukung aspirasi petani tembakau, termasuk apabila diperlukan dukungan resmi dari pemerintah daerah dan DPRD Bondowoso.

“Kalau memang diperlukan tanda tangan Bupati sama Ketua DPRD, saya siap tanda tangan. Karena ini fakta, pendapatan negara terbesar dari cukai, tetapi jangan sampai mematikan para petani tembakau,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....