Madrasah Gratis di Jember Ini Akhirnya Punya Ruang Kelas Layak

  • 22 Mei 2026 14:25 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember- Selama bertahun-tahun ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Dan Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah Jember harus memupuk asa di tengah keterbatasan. Sekolah swasta yang membebaskan biaya pendidikan bagi warga kurang mampu ini, kondisinya nyaris memprihatinkan .

Atap kelas yang lapuk dan bocor membuat proses belajar mengajar menjadi terganggu. bahkan saat hujan turun, sebagian aktivitas pembelajaran terpaksa dipindahkan ke musala sekolah yang sempit .

Namun senyum kini kembali terpancar di wajah para siswa siswi salah satu lembaga pendidikan yang berada di kawasan pelosok itu. Memasuki tahun 2026 , PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Program Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan atau (TJSL) hadir membawa perubahan. BRI menyalurkan bantuan renovasi total untuk memperbaiki bangunan madrasah yang rusak.

Program ini menjadi bukti nyata kepedulian BUMN dalam mendukung pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pelosok. Fasilitas kelas baru dan layak, generasi penerus bangsa di Jember kini tidak perlu lagi takut atap roboh saat menuntut ilmu.

Kepala Sekolah MI Nurul Hikmah, Uswatun Hasanah, mengatakan kerusakan bangunan sekolah sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Namun perbaikan besar belum dapat dilakukan karena keterbatasan biaya.

“Sebelum mendapatkan bantuan ini, atap sekolah rusak dan sangat mengkhawatirkan untuk dipakai belajar anak-anak,” ujarnya.

Menurut Uswatun, kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar berjalan kurang maksimal karena keterbatasan ruang yang layak digunakan.

“Karena ruang kelas rusak, akhirnya pembelajaran dialihkan ke musala. Pembelajaran tetap berjalan, tapi kurang maksimal karena tempatnya tidak memadai,” katanya.

Ia menjelaskan mayoritas siswa di sekolah tersebut berasal dari keluarga buruh tani dan buruh bangunan. Karena itu pihak sekolah tetap mempertahankan sistem pendidikan gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Uswatun menyebut bantuan renovasi dari BRI membawa perubahan besar terhadap kenyamanan belajar siswa.

“Alhamdulillah sekolah sekarang lebih rapi, bersih, dan nyaman dipakai belajar. Kalau anak nyaman, guru juga nyaman dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi sekolah yang lebih layak juga mulai meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di MI dan MTs Nurul Hikmah.

“Wali murid sangat bersyukur dan berterima kasih karena sekolah sekarang lebih layak dipakai anak-anak belajar,” katanya.

Meski demikian, keterbatasan ruang belajar masih menjadi tantangan. Sebagian siswa masih harus menggunakan ruang kelas secara bergantian karena jumlah ruang yang tersedia belum mencukupi.

“Tiga ruang kelas dipakai bergantian. Ada yang masuk pagi, ada yang masuk siang karena ruang yang bisa dipakai masih terbatas,” ujarnya.

Sementara itu Manajer Operasional dan Layanan BRI Branch Office Jember, Saiftinanda Wildan Pratama, mengatakan program TJSL pendidikan menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

"Melalui bantuan yang diberikan tidak hanya mendukung pembangunan fisik sekolah, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa," katanya mengakhiri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....