Belum Ada Laporan Kekeringan, BPBD Jember Tetap Siaga
- 21 Mei 2026 00:24 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan musim kemarau panjang tahun ini.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kekeringan maupun permintaan bantuan air bersih dari masyarakat.
“Syukur alhamdulillah di Jember ini belum ada laporan kekeringan atau permintaan bantuan air,” ujarnya, saat on air Halo RRI, Rabu (20/5/2026).
Meski demikian, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan. Ini menyusul informasi BMKG, saat ini Jember mulai memasuki masa peralihan musim yang berpotensi menimbulkan hujan ringan hingga sedang, disertai petir dan angin kencang.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Jember telah menyiapkan sarana prasarana seperti truk tangki dan tandon air untuk kebutuhan distribusi air bersih apabila terjadi kekeringan.
Selain itu, BPBD juga membentuk tim satuan tugas mulai tingkat kabupaten hingga desa untuk mendeteksi lebih dini wilayah yang mengalami kesulitan air bersih.
Menurut Wahyudi, fokus utama satgas yakni memastikan kebutuhan air masyarakat, terutama air minum, tetap terpenuhi selama musim kemarau.
BPBD juga mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan air dan memanfaatkan sisa curah hujan dengan membuat penampungan air mandiri.
“Kami harapkan masyarakat menampung atau memanen air hujan serta lebih efisien menggunakan air,” katanya.
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, wilayah yang cukup rawan mengalami kekeringan di antaranya Kecamatan Tempurejo, Kalisat, Sumbersari, Patrang, dan Rambipuji.
Selain kekeringan, BPBD juga mengingatkan potensi kebakaran lahan dan permukiman saat musim kemarau.
Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena dapat memicu kebakaran, terutama di tengah cuaca kering.
“Apalagi sekarang kami juga agak risau dengan ditutupnya TPA. Sehingga warga harus mengelola sampah sendiri. Kami mengimbau agar dilakukan seefektif mungkin dan jangan dibakar,“ ujarnya.
Ia memastikan sejumlah sumber air bersih di wilayah barat, selatan, dan kawasan kota Jember masih dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk kebutuhan dropping air jika diperlukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....