Dokter Baru UNEJ Siap Mengabdi di Wilayah Agraris

  • 06 Mei 2026 23:08 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember — Sebanyak 43 dokter baru Universitas Jember (UNEJ) resmi dilantik dalam Pengambilan Sumpah Dokter Program Profesi periode Februari 2026 di Auditorium UNEJ, Rabu 6 Mei 2026 Pelantikan ini menandai awal pengabdian mereka dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Dekan FK UNEJ, dr. Ulfa Elfiah, menegaskan komitmen transformasi menuju pusat rujukan agromedis dunia, dengan kurikulum berbasis kebutuhan wilayah agraris.

“Hari ini adalah langkah baru bagi 43 dokter muda kita. Kami berkomitmen bertransformasi menuju pusat rujukan agromedis dunia. Kurikulum kami memberikan ciri khas agromedis agar lulusan siap ditempatkan di mana saja, terutama di wilayah agroindustrial yang meliputi perkebunan, pertanian, hingga pesisir. Ingatlah, sumpah ini disaksikan Tuhan Yang Maha Esa, maka peganglah teguh etika kedokteran di tengah kerawanan tuntutan saat ini,” ujarnya.

Wakil Rektor IV UNEJ, Prof. Bambang Kuswandi, mendorong para dokter muda menjadi “duta menara air” yang membawa layanan kesehatan ke daerah minim akses.

"Tugas Anda tidak hanya terbatas di area rumah sakit yang nyaman (white area), tetapi menjadi benteng kesehatan masyarakat agraris. Jadilah dokter muda sebagai duta menara air; alirkan ilmu kedokteran untuk melayani daerah-daerah yang 'kering' akan layanan kesehatan, seperti di pedesaan, perbatasan, dan kepulauan. Profesi ini adalah panggilan jiwa, bukan sekadar mesin pencari nafkah,” tegasnya.

Perwakilan dokter baru, dr. Galang Cahya Pamungkas, menyebut sumpah dokter sebagai janji suci sepanjang hayat. Sementara perwakilan orang tua, Dr. Bambang Wahyuadi, mengingatkan pentingnya kecerdasan emosional, sosial, dan spiritual dalam praktik kedokteran.

UNEJ juga menyiapkan tiga Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebagai kontribusi pemenuhan tenaga medis nasional. Pelantikan ini menegaskan komitmen UNEJ mencetak dokter kompeten dan berdaya saing, khususnya untuk meningkatkan layanan kesehatan di daerah yang masih terbatas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....