UNEJ Sosialisasikan Peluang Kerja Perawat di Jepang

  • 29 Apr 2026 20:11 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Unit Pelaksana Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember menggelar sosialisasi peluang kerja di Jepang bagi mahasiswa dan alumni Fakultas Keperawatan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Selasa (28/4/2026) ini, menghadirkan informasi terkait peluang kerja di Rumah Sakit Kokubunji Tokyo melalui program kerja sama JYC Indonesia.

Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UNEJ, Rokhani, mengatakan kegiatan itu bertujuan membuka wawasan mahasiswa dan alumni terkait peluang karier di tingkat internasional, khususnya bidang kesehatan.

Dalam sesi pemaparan, perwakilan mitra dari PT Jellyfish Education Indonesia menjelaskan program JYC Indonesia yang menjembatani tenaga keperawatan untuk bekerja di Jepang, dengan skema pelatihan dan pendampingan.

Narasumber juga memperkenalkan Social Welfare Corporation Yokukou Japan yang berdiri sejak tahun 1937 dan mengelola berbagai fasilitas kesehatan di Kokubunji, Tokyo. Mulai dari rumah sakit, nursing home, hingga layanan home care.

Selain itu, dijelaskan pula berbagai jenis visa kerja yang tersedia di Jepang, yakni Visa Tokutei Ginou (Specific Skilled Worker), Visa Gijinkoku (Professional Worker), dan Visa Ginou Jisshuu (Magang), beserta perbedaan masa kerja, benefit, serta kisaran gaji masing-masing.

Peserta mendapatkan penjelasan mengenai alur seleksi, mulai dari pengiriman dokumen, tahapan wawancara, hingga pelatihan bahasa Jepang dan keterampilan keperawatan sebelum keberangkatan.

Berbagai keuntungan program JYC Indonesia turut disampaikan kepada peserta. Di antaranya pelatihan bahasa Jepang selama enam bulan secara gratis, penyediaan asrama tanpa biaya selama masa pelatihan, serta penggratisan biaya ujian JFT, SSW Jepang, dan SSW Indonesia.

Peserta juga tidak diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Jepang pada saat mendaftar, serta tidak dikenakan potongan gaji setelah bekerja di Jepang.

Adapun estimasi gaji yang diterima mencapai 252.000 Yen per bulan atau sekitar Rp 27.000.000,- dengan estimasi tabungan bersih setelah pengeluaran wajib sekitar Rp16,8 juta per bulan.

Narasumber juga menyampaikan bahwa peserta diperbolehkan mengenakan hijab selama bekerja, serta mendapatkan hak cuti 10 hari setiap tahunnya yang dapat dimanfaatkan untuk pulang ke Indonesia.

Kegiatan ini semakin memberikan gambaran nyata bagi para peserta dengan hadirnya kisah sukses alumni Fakultas Keperawatan Universitas Jember, yang telah lebih dahulu merasakan manfaatnya.

Levi Nadya Nur Imama, alumni S1 Keperawatan Universitas Jember lulusan tahun 2022, menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan program JYC Indonesia.

Ia telah bekerja di Rumah Sakit Kokubunji Tokyo sejak Januari 2024 dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini, bahwa peluang berkarier di Jepang terbuka lebar.

Di akhir sesi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait persyaratan pendaftaran, proses pelatihan, hingga kehidupan sehari-hari di Jepang.

Narasumber memberikan penjelasan secara rinci sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai program yang ditawarkan.

Bagi alumni yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan melalui email jyc.indonesia@gmail.com dengan batas akhir pendaftaran pada 29 Mei 2026, sementara wawancara dengan perusahaan Jepang dijadwalkan berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Bali.

Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini memberikan wawasan berharga bagi mahasiswa dan alumni Fakultas Keperawatan mengenai peluang karier internasional di Jepang.

Melalui kegiatan ini, Universitas Jember menegaskan perannya dalam mendorong kesiapan karier global para mahasiswa dan alumninya, sehingga mampu mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....