Mahasiswa UNEJ Ciptakan Refocus System untuk Atasi Krisis Atensi Belajar
- 29 Apr 2026 20:06 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember (UNEJ), menciptakan inovasi bertajuk Refocus System.
Inovasi tersebut sebagai solusi untuk mengatasi krisis atensi belajar di kalangan generasi muda. Ketiga mahasiswa tersebut, yakni Vivian Muzayyadah, Rina Dwi Rahayu, dan Adin Ardia Susanti.
Mereka berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi karya ilmiah internasional yang diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai negara.
Inovasi yang mereka kembangkan dilatarbelakangi oleh meningkatnya distraksi digital yang berdampak pada menurunnya fokus belajar.
Fenomena ini dinilai menjadi tantangan serius, terutama bagi pelajar yang harus berhadapan dengan penggunaan gawai secara intensif.
Refocus System merupakan konsep intervensi digital berbasis metakognisi yang dirancang untuk membantu pengguna meningkatkan fokus belajar secara mandiri.
| Baca juga: Mahasiswa UNEJ Raih Juara di OGIP 2026 |
Sistem ini mengedepankan kesadaran diri dalam mengelola perhatian dan strategi belajar. Dalam penerapannya, Refocus System dilengkapi sejumlah fitur.
Di antaranya pemantauan kesadaran diri, pengingat adaptif, pemicu metakognitif, serta sesi fokus yang dirancang untuk membantu pengguna mengatur waktu belajar secara lebih efektif.
Salah satu anggota tim, Rina Dwi Rahayu, menjelaskan bahwa keunggulan utama sistem ini terletak pada pendekatan metakognisi yang tidak hanya membatasi distraksi.
Tapi juga melatih pola pikir pengguna agar mampu mengendalikan fokus secara berkelanjutan.
“Tantangan terbesar dalam kompetisi tersebut adalah menyampaikan ide yang kompleks secara jelas dalam bahasa Inggris, sekaligus meyakinkan dewan juri dari berbagai negara,” ujarnya.
Prestasi ini diraih dalam ajang International Scientific Paper Competition yang diselenggarakan oleh Bima International University MFH pada 6 April 2026.
Bagi tim, kemenangan ini merupakan buah dari konsistensi dan keberanian dalam mengangkat permasalahan nyata di sekitar menjadi riset yang solutif.
Rina berpesan kepada sesama mahasiswa agar tidak ragu membawa ide inovatif ke level yang lebih tinggi, karena kunci sukses bersaing di tingkat internasional adalah kemauan untuk terus belajar dan berproses.
Ke depan, Refocus System diharapkan dapat dikembangkan menjadi salah satu solusi pendukung pembelajaran digital untuk meningkatkan kualitas fokus dan manajemen waktu belajar secara personal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....