Bupati Ipuk Ngantor di Desa, Layanan Jemput Warga

  • 29 Apr 2026 12:42 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjalankan program “Bunga Desa” (Bupati Ngantor di Desa) dengan rangkaian kegiatan di Kecamatan Purwoharjo, Rabu, 29 April 2026. Dalam kegiatan ini, layanan publik langsung dihadirkan kepada masyarakat di tiga desa, yakni Kradenan, Purwoharjo, dan Karetan.

Program tersebut mencakup layanan kesehatan, sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi. Ipuk mengawali kegiatan di Balai Desa Kradenan dengan sarasehan kesehatan mental yang diikuti sekitar 120 peserta dan menghadirkan psikiater.

Selain itu, warga juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh dokter spesialis, seperti Spesialis Obstetri dan Ginekologi (SpOG) serta Spesialis Jantung (SpJP).

“Dengan pemeriksaan langsung dari dokter spesialis, warga yang membutuhkan penanganan atau rujukan bisa segera tertangani,” ujar Ipuk, Rabu 29 April 2026.

Ia menambahkan, layanan tersebut merupakan upaya mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat desa tanpa harus ke pusat kota.

“Ini cara kami agar warga desa bisa mendapatkan layanan kesehatan spesialis tanpa harus jauh ke kota,” tutur Ipuk.

Dalam kunjungan tersebut, Ipuk juga menjenguk warga bernama Mamat (45), yang mengalami lumpuh selama 3 tahun akibat kecelakaan kerja. Ia meminta Direktur RSUD Genteng untuk segera memberikan penanganan lanjutan.

Selain layanan kesehatan, bantuan sosial juga disalurkan kepada warga. Di Desa Purwoharjo dan Karetan, Pemkab Banyuwangi menyerahkan alat bantu seperti kursi roda, walker, dan kruk kepada 25 penerima, termasuk penyandang disabilitas.

Di sektor ekonomi, Ipuk meninjau budidaya ikan lele milik warga serta greenhouse melon hidroponik. Ia juga menyerahkan bantuan bibit manggis dalam pengembangan integrated farming yang menggabungkan pertanian dan peternakan.

Program Bunga Desa turut menyasar sektor pendidikan. Di SDN 1 Purwoharjo, Ipuk meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta memberikan edukasi, mulai dari wawasan kebangsaan hingga kesehatan mental dan reproduksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....