Data Jadi Kunci Pengembangan Wisata Lumajang
- 23 Apr 2026 14:41 WIB
- Jember
RRI.CI.ID, Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai menitikberatkan pengembangan pariwisata berbasis data agar pertumbuhan sektor ini tidak hanya meningkat, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui integrasi program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dan Sensus Ekonomi 2026, yang disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kamis (23/4/2026).
Langkah tersebut sejalan dengan capaian sektor pariwisata Lumajang yang terus menunjukkan tren positif. Pada Triwulan I 2026, jumlah kunjungan wisatawan tercatat 476.062 orang, melampaui target 450.000 kunjungan. Dari jumlah itu, 460.036 merupakan wisatawan nusantara dan 16.026 wisatawan mancanegara.
“Pariwisata harus dikelola berbasis data agar setiap kebijakan tepat sasaran, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Indah.
Sebaran kunjungan masih didominasi destinasi unggulan. Pantai Watu Pecak mencatat 103.075 kunjungan, disusul Tumpak Selo sebanyak 95.305 kunjungan. Pemandian Alam Selokambang dan Tirtosari juga menjadi tujuan favorit dengan masing-masing 45.871 dan 38.484 kunjungan.
Di sisi lain, Air Terjun Tumpak Sewu menjadi magnet utama wisatawan mancanegara. Dari total 25.821 kunjungan, sebanyak 15.908 di antaranya merupakan wisatawan internasional. Hal ini menunjukkan pasar global mulai terbentuk, meski masih terpusat di lokasi tertentu.
“Dengan data ini, kita bisa melihat pola kunjungan, kekuatan destinasi, dan bagian mana yang perlu diperbaiki,” ujar Indah.
Jika dilihat dari waktu kunjungan, terjadi lonjakan cukup signifikan. Januari tercatat 132.244 kunjungan, Februari 60.992, dan meningkat tajam pada Maret menjadi 282.826 kunjungan. Kenaikan ini mengindikasikan promosi mulai efektif dan daya tarik wisata semakin meningkat.
Melalui Desa Cantik, pemerintah memperkuat data dari tingkat desa, mulai dari potensi wisata hingga kesiapan pelaku usaha dan infrastruktur. Sementara Sensus Ekonomi 2026 akan melengkapi gambaran kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi daerah.
“Dengan data yang kuat, kita tidak lagi meraba-raba. Kita tahu di mana potensi dan apa yang harus diintervensi,” ungkap Indah.
Pemkab Lumajang berharap pendekatan ini mampu mendorong pariwisata yang tidak hanya ramai pengunjung, tetapi juga berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....