Pemkab Situbondo Lelang Pengelolaan Wisata Bahari Pasir Putih

  • 11 Agt 2026 17:37 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melelang pengelolaan kawasan Wisata Bahari Pasir Putih kepada pihak eksternal atau investor sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyatakan bahwa lelang pengelolaan Pasir Putih adalah terobosan baru melalui skema kerjasama pemanfaatan (KSP) untuk meningkatkan kekuatan fiskal daerah.

"Kerjasama pemanfaatan Pasir Putih ini, investor menginvestasikan minimal Rp40 miliar dalam lima tahun pertama, untuk pembangunan dan peningkatan sarana prasarana kawasan Pasir Putih," ujar Bupati saat menggelar Konferensi Pers di Aula Pasir Putih, Selasa, 11 Agustus 2026.

Bupati menegaskan bahwa KSP tidak menjual aset. Aset tetap milik Pemkab Situbondo. Yang dilakukan adalah kerjasama pemanfaatan. Mitra atau investor punya hak mengelola kawasan sesuai dengan perjanjian.

"Jadi, tanah dan aset tetap menjadi milik pemerintah daerah, mitra mendapatkan hak mengelola dan mengembangkan kawasan sesuai dengan perjanjian KSP,' tegas Bupati Rio.

Wisata Bahari Pasir Putih ini punya potensi yang sangat besar karena merupakan kawasan wisata terintegrasi. Di sana ada penginapan, wisata olahraga, menyelam atau diving, rekreasi keluarga, restoran, dan lainnya.

"Investor harus melihat Pasir Putih sebagai kawasan destinasi wisata bahari yang terintegrasi," imbuhnya.

Pemerintah daerah menargetkan, investor atau calon mitra adalah perusahaan nasional, BUMN, BUMD, atau investor asing melalui mitra Indonesia, yang berpengalaman mengelola pariwisata.

"Calon investor ini kami harapkan punya pengalaman di sektor pengelolaan pariwisata, mulai dari penginapan, menyelam, destinasi pantai, dan lainnya," bebernya.

Pengelolaan oleh pihak ketiga diharapkan tidak hanga menambah PAD namun juga dapat memenuhi kebutuhan lapangan kerja, pertumbuhan UMKM yang lebih baik, peningkatan kualitas destinasi dan dampak sektor lainnya

"Keputusan melelang pengelolaan Wisata Bahari Pasir Putih ini kan karena selama dua dekade, potensi wisata bahari belum tergali optimal. Upaya perbaikan yang dilakukan selalu tidak seimbang antara insentif yang diberikan dengan yang diterima," ungkapnya.

Bupati menyatakan bahwa Pemkab Situbondo tidak sekedar mencari investor yang punya uang tetapi mencari partner yang punya komitmen dan kemampuan investasi dalam membangun destinasi wisata bahari.

"Kami ingin membuka kembali romansa Pasir Putih. Mari bersama-sama kita bangun kembali Pasir Putih dari ikon wisata legendaris menjadi destinasi wisata bahari berkelas nasional dan internasional. Pasir Putih naik kelas, Situbondo naik kelas," tuturnya.

Bupati Rio memastikan bahwa proses lelang dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Yang terbaik akan dipilih, bukan karena kedekatan namun karena punya komitmen ingin membangun dan mengembangkan Pasir Putih.

"Rabu, 12 Agustus 2026 besok, pengumuman lelang KSP akan kami publikasikan melalui media nasional bisnis Indonesia," imbuh Bupati Rio.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....