Bupati Ipuk Minta Kades Susun Prioritas Pembangunan di tengah Fiskal Terbatas

  • 02 Apr 2026 18:53 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh kepala desa (kades) menyusun skala prioritas pembangunan di tengah keterbatasan fiskal, Kamis, 2 April 2026. Ajakan tersebut disampaikan saat silaturahmi dan halal bihalal bersama kepala desa se-Banyuwangi di Kantor Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi.

Menurut Ipuk, penyusunan skala prioritas pembangunan menjadi penting agar program tetap berjalan meski terdampak kondisi ekonomi global. Dinamika geopolitik internasional yang terjadi saat ini turut memengaruhi kondisi ekonomi hingga ke daerah.

“Apapun rintangannya, kita harus tetap melanjutkan pembangunan Banyuwangi dengan mengoptimalkan potensi yang kita miliki,” ujar Ipuk.

Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut. Keterbatasan anggaran, lanjut Ipuk, justru harus menjadi momentum bagi desa untuk berinovasi dan memaksimalkan potensi lokal.

“Kondisi seperti ini bukan pertama kali kita hadapi. Banyuwangi pernah melalui masa sulit saat pandemi dan bisa bangkit. Dengan gotong royong, kami yakin kondisi ini juga bisa kita lalui,” ucap Ipuk.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, kata Ipuk, telah melakukan penataan ulang anggaran atau reprioritas. Infrastruktur tetap menjadi fokus utama tanpa mengesampingkan sektor pendidikan dan kesehatan.

Ia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mendampingi pemerintah desa dalam menyusun reprioritas anggaran.

“Sehingga program pembangunan tetap berjalan lebih efektif meski anggaran transfer dari pemerintah pusat berkurang,” tutur Ipuk.

Sementara itu, Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Banyuwangi, Budiharto, menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam menyusun prioritas pembangunan.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Bupati yang terus memerhatikan desa. Meski anggaran terbatas, masih ada tambahan dukungan untuk desa-desa di Banyuwangi,” ujar Budiharto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....