Pemkab Jember Tertibkan Lapak PKL dan Spanduk, Wujudkan Gerakan ASRI

  • 10 Mar 2026 22:05 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menertibkan spanduk, reklame, serta lapak pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik kota melalui operasi terpadu yang digelar Selasa (10/3/2026). Penertiban dilakukan secara persuasif untuk menata kembali fungsi trotoar dan fasilitas publik. Hal itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jember, Bambang Rudiyanto.

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 30 personel gabungan. Di antaranya Satpol PP, Bapenda, Dinas PUPR Bina Marga, Dishub, serta Dinas Koperasi dan UMKM sebagai pembina pedagang kaki lima (PKL). Penertiban dilakukan secara humanis, dengan mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan ruang publik sesuai fungsinya, terutama trotoar bagi pejalan kaki.

“Pendekatan yang kami lakukan bersifat persuasif dan humanis. Kami ingin memberikan pemahaman bahwa area pedestrian digunakan untuk pejalan kaki,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah daerah tidak melarang masyarakat untuk berjualan selama tetap mematuhi aturan yang berlaku. Pedagang juga diimbau merapikan lapak setelah selesai berjualan.

Dalam kegiatan itu, petugas menertibkan berbagai sarana yang dinilai mengganggu ketertiban kota. Misalnya lapak dan terpal pedagang, spanduk, papan reklame yang tidak sesuai ketentuan. Selain itu, penataan juga dilakukan terhadap kabel fiber optik yang semrawut serta kebersihan di kawasan bantaran sungai.

Pemerintah daerah mengimbau para pedagang untuk merapikan kembali peralatan dagang, tenda, maupun terpal setelah jam operasional berakhir agar tidak mengganggu estetika kota dan fungsi jalan.

Bambang menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung gerakan menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) di Kabupaten Jember.

Melalui penataan tersebut, pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kebersihan kota semakin meningkat, terutama selama bulan Ramadan.

“Mudah-mudahan di tengah suasana Ramadan ini, kesadaran kita bersama untuk menjaga ketertiban kota semakin meningkat. Tujuannya agar Jember menjadi kota yang asri bagi semua warga,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....