Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Desa Klabang
- 07 Mar 2026 14:35 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso menyebabkan tanah longsor di tiga desa di Kecamatan Klabang pada Jumat (6/3/2026) malam. Longsor terjadi di Desa Wonoboyo, Desa Besuk, dan Desa Karanganyar yang berdampak pada kerusakan infrastruktur hingga terganggunya pasokan air bersih warga.
Di Desa Wonoboyo, longsor terjadi di area jembatan setelah bagian fondasi bawahnya tergerus air. Sementara di Desa Besuk, longsor mengakibatkan separuh badan jalan lingkungan ambrol sehingga mengganggu akses warga.
Kondisi serupa juga terjadi di Dusun Lucu, Desa Karanganyar. Camat Klabang Denny Indra Pratama menjelaskan, longsor di wilayah tersebut menyebabkan batu berukuran besar menimpa pipa air di bagian hulu.
Akibatnya, sejumlah pipa saluran air patah dan hancur sehingga distribusi air bersih ke rumah warga terhenti sementara.
“Rata-rata satu dusun dihuni sekitar 500 orang, kurang lebih seperti itu. Jumlah KK-nya belum diketahui pasti,” ujar Denny.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dampak yang paling dirasakan warga saat ini adalah terganggunya akses jalan serta pasokan air bersih, khususnya bagi masyarakat di Pedukuhan Krajan.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso Kristianto Putro Prasojo turun langsung melakukan asesmen di lokasi bersama Kepala Dinas Bina Sumber Daya dan Bina Konstruksi (BSBK) Anshori.
Kristianto mengatakan, untuk penanganan longsor di Desa Wonoboyo pihaknya akan segera melakukan langkah darurat dengan membangun konstruksi bronjong guna menahan badan jalan yang menjadi akses utama masyarakat.
“Untuk kawatnya disediakan dari BSBK dan BPBD,” ungkap Kristianto.
Sementara itu, penanganan longsor di Desa Besuk dipastikan tidak dapat dilakukan secara darurat. Perbaikan harus dilakukan secara permanen dan saat ini masih dalam kajian teknis oleh Dinas BSBK.
Meski demikian, warga diminta tetap berhati-hati saat melintas. BPBD telah memasang garis pengaman (safety line) serta membatasi jenis kendaraan yang diperbolehkan melewati jalur tersebut.
Untuk longsor di Desa Karanganyar, proses asesmen masih berlangsung. Tim masih meninjau langsung titik sumber air serta tingkat kerusakan yang terjadi.
“Apakah ada alternatif sumber air yang lain, nanti akan kita dalami lagi dan segera lapor ke pimpinan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....