Pastikan Stok BBM Aman, Pemkab Jember Siagakan Pengawasan Ketat
- 07 Mar 2026 05:18 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya dalam kondisi aman. Kepastian itu disampaikan setelah tim melakukan pemantauan langsung ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pertamina, dan Hiswana Migas meninjau beberapa SPBU di Jember.
Pemantauan dilakukan di empat lokasi, yakni SPBU Gebang, SPBU Ahmad Yani, SPBU Kaliwates, dan SPBU Tawang Alun.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar sekaligus menenangkan masyarakat di tengah isu fluktuasi pasokan energi.
| Baca juga: Pemkab Lumajang Awasi Distribusi BBM |
“Hasil pemantauan menunjukkan ketahanan stok BBM saat ini berada pada level yang sangat baik, bahkan cenderung melebihi estimasi konsumsi harian normal,” ujar Helmi, Jumat (6/3/2026).
Berdasarkan data dari Pertamina, pasokan BBM untuk wilayah Jember juga telah ditingkatkan guna mengantisipasi lonjakan permintaan. Pada hari yang sama, distribusi tercatat mencapai sekitar 580 ton Pertalite dan lebih dari 300 ton Pertamax.
Menurut Helmi, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas energi yang menjadi penopang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu yang beredar dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.
Pemerintah memastikan pasokan akan tetap tersedia dan dapat ditambah jika terjadi peningkatan kebutuhan.
Selain itu, Pemkab Jember menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap potensi penimbunan BBM.
Pemerintah bersama aparat penegak hukum akan menindak tegas pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara ilegal.
Pengawasan tidak hanya dilakukan di SPBU, tetapi juga terhadap pedagang BBM eceran yang berpotensi melakukan penimbunan dalam jumlah besar.
“Pemerintah bersama aparat penegak hukum tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik penimbunan yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Pemkab Jember berharap langkah pemantauan dan pengawasan ini dapat menjaga stabilitas distribusi serta ketersediaan BBM di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal isu ini demi kelancaran pembangunan dan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Jember," kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....