Pemkab Lumajang Awasi Distribusi BBM
- 13 Jun 2026 21:31 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) pascakenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Lumajang, Aksanul Inam, mengatakan pemantauan akan dilakukan selama 14 hari, mulai Kamis, 11 Juni 2026 hingga Rabu, 24 Juni 2026. Monitoring difokuskan pada ketersediaan stok BBM serta kondisi antrean di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan BBM dan antrean tetap terkendali pascakenaikan harga Pertamax,” ujar Aksanul, Jumat, 13 Juni 2026.
Kenaikan harga Pertamax sebesar Rp3.950 per liter dari sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi memengaruhi pola konsumsi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah melakukan langkah antisipasi guna menjaga stabilitas distribusi energi di tingkat lokal.
Selain melakukan pengawasan di lapangan, Pemkab Lumajang juga menjalin koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, pasokan BBM untuk wilayah Lumajang dipastikan masih dalam kondisi aman.
Pemerintah daerah juga mengantisipasi kemungkinan meningkatnya konsumsi Pertalite akibat perpindahan pengguna dari BBM nonsubsidi. Untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi, pengawasan akan dilakukan bersama instansi dan aparat terkait.
“Jangan sampai BBM subsidi tidak tepat sasaran. Pengawasan akan diperketat bersama aparat terkait,” tutur Aksanul.
Pemkab Lumajang turut mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan. Warga juga diminta tetap tenang serta bijak menyikapi informasi yang beredar terkait distribusi maupun ketersediaan BBM.
“Jangan mudah terprovokasi isu yang tidak jelas sumbernya. Pastikan cek kebenaran berita sebelum menyebarkannya,” ujar Aksanul.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara intensif, Pemkab Lumajang berharap distribusi BBM tetap berjalan normal dan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan selama masa penyesuaian harga Pertamax.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....