Pangkalan Angkutan Umum Terdampak Jembatan Longsor

  • 27 Feb 2026 11:53 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Pangkalan angkutan umum jurusan Bondowoso–Arjasa terdampak amblesnya Jembatan Sentong di Kelurahan Nangkaan, sekaligus disusul longsornya Dinding Penahan Tanah (DPT) atau plengsengan Jembatan Kauman di aliran Sungai Taman, Desa Sumber Pandan, Kecamatan Grujugan, akibat hujan deras dalam beberapa hari terakhir.

Dampak kerusakan infrastruktur ini dirasakan langsung para sopir angkutan serta pengguna jalur penghubung Bondowoso–Jember, meski arus lalu lintas di Jembatan Kauman masih dapat dilalui dengan pembatasan dan pengawasan petugas.

Pangkalan angkutan umum Bondowoso–Arjasa yang berada tepat di sisi selatan Jembatan Sentong kini ikut terdampak. Para sopir berencana memindahkan lokasi pangkalan ke area pertigaan Kelurahan Nangkaan untuk menyiasati kondisi tersebut.

Muhammad Safi’i, salah satu sopir angkutan umum, mengaku rencana pemindahan masih dalam tahap musyawarah bersama komunitas sopir dan warga setempat. Para sopir mempertimbangkan efisiensi operasional di tengah kondisi penumpang yang sepi.

“Memutarnya jauh, lewat SMP 5 itu,” ujarnya.

Safi’i menyebut, saat ini tersisa sekitar 30 armada angkutan Bondowoso–Arjasa yang masih beroperasi. Dalam sehari, rata-rata satu armada hanya mampu mengangkut 5 hingga 6 penumpang.

Kondisi tersebut diperparah dengan biaya bahan bakar minyak (BBM) yang membengkak akibat harus memutar jalur lebih jauh. Para sopir berharap pemindahan pangkalan bisa menjaga keberlangsungan pendapatan mereka.

“Kami masih akan bermusyawarah dengan warga di Nangkaan,” pungkasnya.

Terbaru, setelah Jembatan Sentong ambles, kini giliran Dinding Penahan Tanah (DPT) Jembatan Kauman di Kecamatan Grujugan juga dilaporkan longsor di kedua sisi. Diduga, longsor dipicu intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bondowoso dalam beberapa hari terakhir.

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso dan Polsek Grujugan langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen. Mereka juga memasang garis pengaman (safety line) di sekitar area terdampak sebagai langkah tanggap darurat dan antisipasi longsor susulan.

Dari pantauan di lokasi, sisi timur jembatan mengalami abrasi cukup parah. Tanah penahan jembatan tampak berlubang hingga menyebabkan sebagian pagar jembatan jatuh ke sungai.

Meski terjadi kerusakan, arus lalu lintas di jalur strategis penghubung Bondowoso–Jember tersebut masih dapat dilalui kendaraan dengan pembatasan. Petugas mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sekitar lokasi terdampak longsor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....