Perbaikan Jembatan Sentong Dimulai usai Lebaran, Anggaran Rp17,5 Miliar Disiapkan
- 24 Feb 2026 08:09 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan anggaran sebesar Rp17,5 miliar untuk perbaikan Jembatan Sentong, Bondowoso, yang ambrol pada Senin (23/2/2026).
Pengerjaan direncanakan dimulai setelah Lebaran. Hal itu disampaikan Kasi Pembangunan dan Peningkatan Jalan UPT Pengelola Jalan dan Jembatan DPU Bina Marga Jawa Timur, Budi Hartono.
“Pagunya Rp17,5 miliar. Pengerjaannya dimulai setelah Lebaran,” ujarnya, seperti dikutip dari Instagram Pemkab Bondowoso, Senin (23/2/2026).
Jembatan Sentong berada di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, merupakan jalur vital penghubung Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember.
Ambrolnya badan jalan sisi barat menyebabkan akses utama tersebut ditutup total, demi keselamatan pengguna jalan. Insiden itu terjadi setelah hujan intensitas cukup lebat turun sejak siang hari.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Pemkab Bondowoso, seluruh kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan berat dialihkan ke jalur alternatif.
“Kendaraan kecil diarahkan melalui Kembang–Jetis–Nangkaan, sementara kendaraan besar dialihkan melalui Grujugan–Kalianyar–Koncer,” tulis Pemkab Bondowoso.
Sebelumnya, Budi menyebut bahwa proyek penanganan Jembatan Sentong sudah masuk tahap evaluasi pemilihan penyedia atau tender. Perbaikan direncanakan berlangsung mulai April hingga November.
“Nantinya, struktur lama akan diganti dengan konstruksi beton girder yang dinilai lebih kuat dan aman,” tambahnya.
Bahkan menjelang arus mudik Lebaran, UPT Bina Marga juga telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Bondowoso dan instansi terkait.
Pembatasan kendaraan berat rencananya diberlakukan mulai H-7 Lebaran, khususnya untuk jalur Maesan hingga Kota Bondowoso.
Namun sebelum rencana perbaikan dimulai, hujan dengan intensitas tinggi memicu ambrolnya badan jalan dan berdampak pada struktur abutment sisi barat jembatan.
Akibatnya, akses penghubung Bondowoso–Jember ini harus ditutup lebih cepat dari jadwal perencanaan.
Penutupan total diberlakukan setelah rapat koordinasi yang melibatkan Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Dinas BSBK, Dinas Perhubungan Jawa Timur, Dinas Perhubungan , serta BPBD Bondowoso.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas saat melintas di jalur pengalihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....