Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Jembatan Ambles

  • 23 Feb 2026 19:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bondowoso memicu terjadinya sejumlah kejadian bencana alam berupa longsor, luapan air, hingga kerusakan rumah pada Senin, (23/2/2026).

Kejadian akibat hujan dengan intensitas tinggi tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, dengan sebagian besar telah ditangani secara gotong royong oleh warga setempat, sementara sisanya masih dalam proses penanganan dan asesmen petugas.

Berdasarkan data dihimpun, longsor terjadi di Desa Kaligedang, Kecamatan Ijen, Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel, Desa Gadingsari, Kecamatan Binakal, Desa Sumbertengah, Kecamatan Binakal, serta Dusun Biser Timur, Desa Gubrih, Kecamatan Wringin. Dari sejumlah lokasi tersebut, longsor di Desa Sumbertengah dan Dusun Biser Timur dilaporkan mengenai masing-masing dua rumah warga.

Sementara itu, infrastruktur juga terdampak. Jembatan Sentong di Kelurahan Nangkaan dilaporkan mengalami ambles pada bagian yang sebelumnya retak. Untuk mengantisipasi risiko lebih lanjut, Pusdalops telah memasang garis polisi di sekitar lokasi serta mendapatkan penjagaan ketat dari petugas gabungan.

Selain longsor, luapan air juga terjadi di Desa Jeruksok-sok, Kecamatan Binakal, Gang Malabar, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, Dam Selolembu, Desa Selolembu, Kecamatan Curahdami, serta Desa Taman, Kecamatan Grujugan. Di Dam Selolembu dan Desa Taman, luapan air dilaporkan masuk ke dalam rumah warga sehingga memerlukan penanganan lanjutan oleh tim.

“Sebagian besar kejadian sudah ditangani warga secara mandiri, namun untuk lokasi yang terdampak lebih parah, regu kami langsung diterjunkan,” ujar Kalaksa BPBD Bondowoso Kristianto Putro Prasojo.

Dampak paling berat akibat cuaca ekstrem terjadi di Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso, di mana satu rumah dilaporkan rusak berat hingga ambruk.

" Regu asesmen telah menyelesaikan pendataan awal untuk menentukan langkah penanganan berikutnya, " lanjutnya.

Hingga Senin malam, Regu 1 masih menuju lokasi luapan air di Dam Selolembu, sedangkan Regu 2 bergerak ke Desa Sumbertengah, Kecamatan Binakal, untuk menangani longsor yang mengenai rumah warga.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....