KAI Daop 9 Jember Perketat Pengawasan Jalur Rel
- 22 Feb 2026 09:45 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember meningkatkan pengawasan di sepanjang jalur rel, khususnya selama bulan suci Ramadan.
Langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api, sekaligus mencegah aktivitas masyarakat di sekitar rel saat ngabuburit yang dinilai berisiko.
Manager Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa jalur kereta api bukan area publik untuk kegiatan santai. Penguatan pengamanan juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi angkutan Lebaran 2026.
Selain patroli rutin oleh personel pengamanan jalur, tahun ini Daop 9 memanfaatkan pemantauan udara menggunakan drone.
Teknologi tersebut digunakan untuk menjangkau titik-titik yang sulit diawasi dari darat dan mendeteksi potensi aktivitas berbahaya di sekitar rel.
“Kami melakukan pemantauan udara menggunakan drone di titik-titik yang tidak terjangkau oleh patroli darat. Ini memudahkan kami mendeteksi aktivitas membahayakan di sepanjang jalur,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Upaya preventif juga dilakukan melalui sosialisasi langsung kepada warga sekitar jalur kereta api, serta pemasangan spanduk peringatan di sejumlah titik strategis.
Di sisi lain, KAI Daop 9 terus menertibkan perlintasan sebidang liar. Dari target delapan titik pada 2026, tiga lokasi telah ditindak.
Di antaranya petak Bayeman–Probolinggo dan Jatiroto–Tanggul yang ditutup, serta di petak Kalisetail–Temuguruh yang dilakukan penyempitan akses guna membatasi kendaraan besar.
Penertiban juga menyasar bangunan liar yang berada di ruang manfaat jalur kereta api. Salah satunya dilakukan di Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
Hingga Februari 2026, tercatat 11 kali sosialisasi keselamatan telah digelar di perlintasan sebidang.
Cahyo menilai keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan.
“Seluruh langkah ini adalah persiapan kami menyambut masa Angkutan Lebaran 2026. Kami ingin memastikan saat arus mudik nanti dimulai, jalur benar-benar steril dan aman ,” kata Cahyo.
KAI Daop 9 mengimbau warga agar tidak beraktivitas di jalur rel dan mematuhi ketentuan yang berlaku, demi keselamatan bersama, terutama menjelang masa angkutan Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....