GMNI : Nasib Program MBG Terancam jika Tata Kelola Tak Dibenahi
- 25 Jul 2026 10:49 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember: Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jember mengecam keras dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah menjadi sorotan publik. Program strategis nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini ini dinilai telah dicederai oleh praktik penyalahgunaan wewenang. Ini menjadi hal yang memprihatinkan juga di momen peringatan Hari Anak Nasional 2026.
| Baca juga: Polres Bimtek Relawan Dapur SPPG Polri |

Menanggapi hal tersebut di Hari Anak Nasional, Wakil Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda (Wakabid Agiprop) DPC GMNI Jember, Achmad Syadidul Idqon, menegaskan bahwa tata kelola pengadaan barang pemerintah masih menyisakan celah bagi oknum untuk mencari keuntungan sepihak. Ia mendesak aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus ini secara transparan, profesional, dan berlandaskan bukti yang valid tanpa tebang pilih.
“Program Makan Bergizi Gratis dibentuk untuk memenuhi hak masyarakat, hak anak-anak untuk memperoleh layanan gizi yang cukup dan layak. Karena itu, setiap tahapan pengadaan harus dilakukan secara transparan, profesional serta bebas dari intervensi kepentingan pribadi. Aparat penegak hukum perlu untuk mengusut tuntas perkara ini secara menyeluruh dengan didasari bukti-bukti yang ada,” ujar Adit, 23 Juli 2026.
Lebih lanjut, Adit menilai bahwa praktik korupsi dalam pengadaan barang tidak hanya memicu potensi kerugian anggaran, tetapi juga menurunkan kualitas fasilitas yang diterima masyarakat serta menghambat tujuan utama program pemerintah. GMNI Jember berkomitmen untuk terus mengawal jalannya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada rakyat, sembari mendorong adanya evaluasi total terhadap sistem pengawasan internal agar kasus serupa tidak terulang kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....