Bupati Fawait Targetkan Kemiskinan Jember Turun Drastis

  • 13 Feb 2026 22:25 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan. Hal itu ditandai dengan kegiatan Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan (SITASKIN) di Balai Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Wakil Ketua Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Iwan Sumule.

Dalam sambutannya, bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, atas perhatian terhadap persoalan kemiskinan di Jember.

Ia menegaskan, bahwa pengentasan kemiskinan di wilayahnya, tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

"Masalah kemiskinan ini tidak bisa diselesaikan sendirian. Harus ada sinergi dan kolaborasi. Hari ini adalah awal mula kolaborasi nyata antara Pemkab Jember dan pusat melalui BP Taskin," ujarnya.

Menurutnya, kantong kemiskinan di Jember banyak ditemukan di wilayah perdesaan, terutama kawasan pinggir hutan, perkebunan, dan pesisir.

Karena itu, strategi yang disiapkan akan menyasar perbaikan infrastruktur pendidikan hingga penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Pengentasan kemiskinan ini bukan sulap yang bisa selesai dalam semalam. Kami berkomitmen lima tahun ke depan, angka kemiskinan turun secara drastis dibandingkan sebelumnya," ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Jember menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis kepada warga.

Bantuan tersebut meliputi 200 paket Gemarikan, paket sembako senilai Rp250 ribu disertai santunan tunai Rp100 ribu, hingga distribusi sembako di Kampung Zakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengaktifkan kembali Program PBI JKN, Program Genting untuk perbaikan atap rumah, serta Program Jambanisasi guna meningkatkan sanitasi lingkungan.

Dukungan juga diberikan kepada anak yatim usia TK dan SD berupa tablet pendidikan, serta bantuan Kacamata Pintar bagi warga tunanetra.

"Kami juga meluncurkan Program Lansia Berdaya untuk memastikan warga senior tetap mendapatkan dukungan di masa tua," kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua BP Taskin, Iwan Sumule, menyebut Jember menjadi salah satu daerah prioritas karena angka kemiskinan ekstrem yang masih relatif tinggi.

Ia menekankan pentingnya program yang berkelanjutan agar penurunan angka kemiskinan dapat terjaga secara konsisten.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci, termasuk memastikan birokrasi tidak menghambat jalannya program kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi pusat dan daerah tersebut, diharapkan langkah percepatan pengentasan kemiskinan di Jember dapat berjalan lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kuncinya adalah kolaborasi dan keberlanjutan. Kami hadir untuk memastikan birokrasi tidak lagi menjadi penghambat bagi program kesejahteraan rakyat," kata dia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....