WCDI Jember Peringati Hari Peduli Sampah Nasional
- 09 Feb 2026 08:01 WIB
- Jember
RRI CO.ID, Jember — Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, World Clean-up Day Indonesia (WCDI) Jember menggelar serangkaian kegiatan peduli lingkungan di wilayah Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, pada Sabtu 7 Januari 2026.
Ketua WCDI Jember, Parmuji, menjelaskan bahwa kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan aksi menabur benih ikan di bantaran Sungai Dinoyong. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai komunitas di Jember dan sekitarnya.
“Sejak pagi kita sudah melakukan penebaran benih ikan di Sungai Dinoyong bersama kurang lebih 150 orang dari berbagai komunitas. Kegiatan ini berlangsung hingga malam hari,” ujar Parmuji.
Selain itu, pada siang hari pukul 09.00–14.00 WIB, panitia juga mengadakan lomba daur ulang (recycle) yang diikuti oleh sekitar 23 peserta, terdiri dari komunitas serta perwakilan sekolah-sekolah di Kabupaten Jember, Kecamatan Tanggul, Kecamatan Rambipuji, dan juga dari Kabupaten Bondowoso.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada malam hari dengan Forum Group Discussion (FGD) yang membahas arah pengelolaan sampah ke depan. Diskusi ini bertujuan untuk mencari solusi bersama mengenai bagaimana sampah dikelola secara berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Camat Rambipuji, Roni Herman Basa, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap WCDI Jember atas terselenggaranya kegiatan ini di wilayahnya.
“Untuk teman-teman WCDI, ini luar biasa. Mereka telah menyelenggarakan kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional di Kecamatan Rambipuji dengan sangat baik,” kata Roni.
Ia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan berperan sebagai fasilitator dalam mendorong kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah.
“Sebagai camat, saya berupaya memfasilitasi dan mendorong masyarakat agar lebih sadar lingkungan, mulai dari bagaimana mengelola sampah hingga bagaimana sampah tersebut bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Roni juga mengingatkan bahwa pengelolaan sampah yang buruk dapat menimbulkan masalah lingkungan, kesehatan, dan sosial. Sebaliknya, jika dikelola dengan baik, sampah justru bisa menjadi sumber manfaat bahkan berkah bagi masyarakat.
“Ketika sampah tidak dikelola dengan baik, ia akan menjadi masalah. Tetapi ketika dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi berkah bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat Jember tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab demi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....