Disnaker Jember Tingkatkan Kompetensi Peserta Pelatihan Menjahit
- 22 Jul 2026 22:41 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan keterampilan.
Salah satunya melalui pelatihan menjahit lanjutan yang didanai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan diikuti 16 peserta di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Prima Jember selama 12 hari.
Kepala Disnaker Jember, Hadi Mulyono, mengatakan seluruh peserta merupakan alumni pelatihan menjahit tingkat dasar pada tahun sebelumnya.
Melalui pelatihan lanjutan ini, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang lebih baik. Sehingga mampu menghasilkan produk untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun membuka usaha mandiri.
“Ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan SDM Jember yang unggul, religius, dan berdaya saing,” ujarnya usai penutupan pelatihan di LPK Prima Jember, Selasa (21/7/2026).
Menurut Hadi, Disnaker tidak hanya memberikan pelatihan. Tapi juga berkomitmen mendampingi peserta agar dapat mengakses berbagai peluang kerja dan program peningkatan kompetensi lainnya.
Di antaranya program magang nasional bagi lulusan D3, D4, dan S1, serta pelatihan keterampilan dan bahasa dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) bagi siswa maupun alumni SMK yang berminat bekerja ke luar negeri.
“Di Jember sendiri jumlah angkatan kerja sekitar 1,53 juta jiwa. Tingkat pengangguran terbuka Alhamdulillah sudah mengalami penurunan, namun jumlahnya masih sekitar 47 ribu orang,” katanya.
“Karena itu program-program seperti ini akan terus kami dorong untuk membantu masyarakat memasuki dunia kerja,” tambahnya.
Ia menyebut, berdasarkan evaluasi Disnaker, program pelatihan yang didanai DBHCHT telah memberikan manfaat nyata.
Sebagian besar peserta pelatihan menjahit tingkat dasar tahun lalu telah mulai membuka usaha di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Selain keterampilan menjahit, peserta juga dibekali kemampuan menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, efisien, dan memiliki daya saing di pasaran.
Hadi menambahkan, Disnaker akan mengusulkan agar program pelatihan serupa kembali dilaksanakan pada 2027 melalui dukungan pendanaan DBHCHT maupun sumber anggaran lainnya.
Menurutnya, peningkatan kompetensi SDM menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap peserta terus mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh, terus belajar, mengikuti perkembangan tren dan kebutuhan konsumen, sehingga keterampilan yang dimiliki benar-benar dapat menjadi bekal,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....