Dampak Suara Sound Horeg pada Sel Rambut Telinga
- 19 Sep 2026 12:22 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Paparan suara sound system dengan intensitas tinggi, seperti yang kerap ditemui dalam pertunjukan karnaval dan sound horeg, dapat berdampak pada sistem pendengaran. Kerusakan tidak selalu terjadi pada gendang telinga, tetapi juga dapat mengenai sel rambut di dalam koklea.
Hal tersebut disampaikan oleh Dokter muda, Vivit Faisa pada Jumat, 18 September 2026 pada program Jaga Malam Pro 2 RRI Jember yang menjelaskan bahwa suara yang didengar manusia merupakan gelombang suara yang masuk melalui liang telinga dan menggetarkan gendang telinga.
| Baca juga: Tanda Paru-paru Kotor |
Getaran tersebut kemudian diteruskan melalui tulang-tulang pendengaran di telinga tengah menuju telinga dalam, tepatnya koklea. Di dalam koklea terdapat sel rambut atau hair cells yang berperan mengubah getaran mekanik menjadi sinyal listrik untuk diteruskan melalui saraf pendengaran ke otak.
“Masalahnya, kalau suara terlalu keras, getaran yang masuk juga terlalu besar. Paparan yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada sel rambut tersebut,” jelas Vivit.
Menurutnya, suara keras tidak selalu menyebabkan gendang telinga pecah. Paparan suara keras yang terjadi secara berulang justru dapat menyebabkan kerusakan pada sel rambut di koklea.
“Sel rambut yang sudah rusak tidak dapat beregenerasi seperti semula,” lanjutnya.
Karena itu, paparan suara dengan intensitas tinggi perlu diperhatikan, terutama ketika seseorang berada dekat dengan sumber suara dan dalam waktu yang cukup lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....