Penelitian Ungkap Manfaat Besar Ruang Hijau bagi Kesehatan Masyarakat

  • 26 Mei 2026 08:33 WIB
  •  Jember
Poin Utama
  • Ruang Hijau
  • Kesehatan
  • Alam

RRI.CO.ID, Jember: Menghabiskan waktu di alam terbuka selama 20 menit saja dipercaya dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Hal itu diungkap dalam laporan BBC berjudul "How 20 minutes of nature can boost your health" pada 10 Oktober 2025 yang mengulas berbagai penelitian mengenai manfaat ruang hijau bagi kesehatan manusia.

Menurut laporan tersebut, keberadaan pepohonan, aroma tanaman, dan suara alam mampu memicu respons relaksasi alami dalam tubuh. Sistem saraf otonom yang mengatur berbagai fungsi tubuh secara tidak sadar akan merespons lingkungan alami dengan menurunkan tekanan darah dan memperlambat detak jantung.

Profesor keanekaragaman hayati dari Universitas Oxford, Baroness Kathy Willis, mengatakan perubahan fisiologis itu terjadi secara nyata ketika seseorang berada di lingkungan hijau. “Kami melihat perubahan pada tubuh seperti penurunan tekanan darah, perubahan variabilitas detak jantung, dan jantung berdetak lebih lambat, yang semuanya berkaitan dengan kondisi tubuh yang lebih tenang,” ujar Willis kepada BBC.

Laporan ini jug amengutip hasil penelitian di Inggris yang melibatkan hampir 20 ribu responden. Penelitian itu menemukan bahwa orang yang menghabiskan sedikitnya 120 menit setiap minggu di area hijau cenderung melaporkan kondisi kesehatan yang lebih baik serta tingkat kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi.

Selain membantu menenangkan pikiran, alam juga berpengaruh terhadap sistem hormon tubuh. Berada di luar ruangan dapat menurunkan kadar kortisol dan adrenalin, dua hormon yang meningkat ketika seseorang mengalami stres atau kecemasan.

Dalam laporan tersebut, Willis menjelaskan sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang menghirup aroma pohon cemara Jepang atau Hinoki selama tiga hari mengalami penurunan signifikan hormon adrenalin dan peningkatan sel pembunuh alami atau natural killer cells yang berfungsi melawan virus.

Sementara itu, Profesor Ming Kuo dari Universitas Illinois Urbana-Champaign menggambarkan pengaruh alam terhadap tubuh manusia secara sederhana. “Alam menenangkan apa yang perlu ditenangkan dan memperkuat apa yang perlu diperkuat,” kata Kuo.

Ia menambahkan bahwa menghabiskan akhir pekan selama tiga hari di alam dapat memberikan dampak besar terhadap sistem pertahanan tubuh terhadap virus, bahkan efeknya masih dapat terukur hingga sebulan kemudian.

Tak hanya itu, kontak dengan tanah dan tumbuhan juga dapat membantu memperkaya mikrobioma tubuh melalui paparan bakteri baik yang secara alami terdapat di lingkungan. Karena itu, para ahli menilai aktivitas sederhana seperti berjalan di taman, berkebun, atau menikmati ruang terbuka hijau dapat menjadi cara murah dan mudah untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....