Trik Sederhana agar Sayuran Tetap Segar

  • 08 Sep 2026 09:15 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Menyimpan sayuran di rumah terkadang menjadi tantangan tersendiri. Sayuran yang baru dibeli bisa cepat layu, berubah warna, atau kehilangan teksturnya hanya dalam beberapa hari. Padahal, dengan cara penyimpanan yang tepat, kesegaran sayuran dapat dipertahankan lebih lama.

Menurut Rani Polak (2024), dokter dan pendiri Culinary Healthcare Education Fundamentals di Harvard's Institute of Lifestyle Medicine, pengelolaan bahan makanan di rumah dapat dilakukan dengan kebiasaan sederhana agar bahan yang tersedia tetap mudah digunakan dan tidak terbuang percuma.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara menyimpan sayuran. Suhu, kelembapan, lokasi penyimpanan, hingga posisi sayuran di dalam kulkas dapat memengaruhi kualitasnya.

Berikut beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar sayuran tetap segar lebih lama.

  1. Jangan langsung mencuci semua sayuran

Sayuran yang belum akan dikonsumsi sebaiknya tidak langsung dicuci dan disimpan dalam keadaan basah. Sisa air pada permukaan sayuran dapat membuat kondisi penyimpanan menjadi terlalu lembap.

Jika sayuran sudah dicuci, keringkan terlebih dahulu sebelum menyimpannya di dalam wadah atau kulkas.

  1. Gunakan laci khusus sayuran

Laci khusus sayuran pada kulkas dapat dimanfaatkan untuk membantu mengatur kelembapan. Sayuran berdaun seperti bayam, selada, dan beberapa sayuran lainnya cenderung membutuhkan kondisi yang lebih lembap agar tidak cepat kehilangan air.

Harvard's The Nutrition Source juga menyarankan agar bahan makanan yang mudah rusak ditempatkan di lokasi yang mudah terlihat sehingga dapat segera digunakan dan tidak terlupakan di dalam kulkas.

  1. Pisahkan dari buah tertentu

Tidak semua buah dan sayuran sebaiknya disimpan berdekatan. Beberapa buah menghasilkan gas etilen yang dapat mempercepat proses pematangan sekaligus membuat sebagian sayuran lebih cepat mengalami penurunan kualitas.

Panduan U.S. Department of Agriculture (USDA) (2024) menyarankan agar buah penghasil etilen ditempatkan sejauh mungkin dari buah dan sayuran yang sensitif terhadap gas tersebut.

  1. Tidak semua sayuran harus masuk kulkas

Kulkas memang membantu mempertahankan kesegaran sejumlah bahan makanan, tetapi beberapa jenis sayuran justru lebih sesuai disimpan di tempat yang kering.

USDA (2024) mencantumkan kentang, ubi jalar, dan bawang kering sebagai bahan yang sebaiknya disimpan dalam kondisi kering pada suhu yang sesuai, bukan di dalam kulkas.

  1. Letakkan sayuran yang akan segera digunakan di depan

Sayuran yang lebih cepat rusak sebaiknya ditempatkan di bagian yang mudah terlihat. Cara ini membuat penghuni rumah lebih mudah mengingat bahan makanan yang harus segera digunakan.

Rani Polak (2024) juga menekankan pentingnya mengatur bahan makanan agar mudah diakses ketika menyiapkan makanan di rumah.

  1. Periksa kondisi sayuran secara rutin

Luangkan waktu beberapa menit untuk memeriksa isi kulkas. Jika terdapat sayuran yang mulai rusak, segera pisahkan dan gunakan bagian yang masih layak.

Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi makanan yang terbuang sekaligus membuat isi kulkas lebih teratur.

  1. Beli sesuai kebutuhan

Cara menjaga sayuran tetap segar sebenarnya bisa dimulai sejak berbelanja. Membeli dalam jumlah sesuai kebutuhan membuat sayuran lebih cepat dikonsumsi sehingga tidak terlalu lama tersimpan.

Dengan beberapa kebiasaan sederhana tersebut, menjaga kesegaran sayuran tidak membutuhkan peralatan khusus. Pengaturan tempat, kelembapan, suhu, serta kebiasaan memeriksa isi kulkas sudah dapat membantu mempertahankan kualitas sayuran lebih lama.

Selain membuat bahan makanan lebih awet, cara penyimpanan yang tepat juga dapat membantu mengurangi pemborosan makanan di rumah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....