Cara Memulai Hari tanpa Terburu-buru

  • 28 Agt 2026 20:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pagi yang dimulai dengan terburu-buru dapat membuat seseorang merasa belum siap menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari. Kebiasaan langsung mengecek ponsel, melewatkan sarapan, atau menunda bangun hingga waktu semakin sempit dapat membuat rutinitas pagi terasa lebih melelahkan. Psikolog klinis dari Mayo Clinic, Dr. Craig Sawchuk, pada 2018 menjelaskan bahwa rutinitas pagi yang konsisten dapat membantu tubuh dan pikiran lebih siap menghadapi aktivitas setelah bangun tidur. Karena itu, seseorang dapat membangun pola pagi yang sederhana dan realistis sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Rutinitas yang teratur juga tidak harus dilakukan dengan banyak kegiatan sekaligus.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menentukan waktu bangun yang relatif sama setiap hari. Mayo Clinic pada 2025 menjelaskan bahwa jadwal tidur dan bangun yang konsisten membantu memperkuat siklus tidur-bangun tubuh. Dengan waktu bangun yang lebih teratur, seseorang dapat memperkirakan berapa banyak waktu yang tersedia sebelum mulai bekerja atau menjalankan aktivitas lainnya. Kebiasaan ini juga membuat seseorang tidak perlu terus menekan tombol snooze dan mengejar waktu setelah bangun. Menyiapkan alarm pada waktu yang realistis dapat menjadi bagian dari upaya membangun rutinitas tersebut.

Setelah bangun, tubuh dapat diberi waktu untuk beradaptasi sebelum langsung menghadapi berbagai pekerjaan. Harvard Health pada 2024 menyarankan aktivitas sederhana seperti melakukan peregangan ringan pada pagi hari untuk membantu membangunkan tubuh dan mempersiapkannya menjalani aktivitas. Minum air setelah bangun juga dapat menjadi kebiasaan sederhana untuk memulai hari dengan lebih teratur. Seseorang kemudian dapat mencuci muka, mandi, berpakaian, atau melakukan aktivitas ringan sebelum mulai memeriksa pekerjaan dan pesan yang masuk. Memberikan beberapa menit tanpa gangguan pada awal hari dapat membantu pagi terasa lebih terkendali.

Menentukan beberapa aktivitas utama juga dapat membantu seseorang menghindari perasaan harus menyelesaikan semuanya sejak pagi. Mayo Clinic menjelaskan bahwa jadwal harian sebaiknya memuat kegiatan yang benar-benar penting, sekaligus memberikan ruang untuk menyesuaikan diri dengan kondisi yang berubah. Karena itu, seseorang dapat menentukan dua atau tiga hal yang paling penting untuk dilakukan pada hari tersebut. Pekerjaan lain tetap dapat dicatat dan dikerjakan setelah kebutuhan utama selesai. Cara ini membuat rutinitas pagi lebih sederhana karena seseorang tidak langsung dibebani daftar pekerjaan yang terlalu panjang.

Kebiasaan mempersiapkan kebutuhan sejak malam sebelumnya juga dapat membuat pagi berjalan lebih lancar. Pakaian, tas, perlengkapan kerja, bekal, atau kebutuhan lainnya dapat disiapkan sebelum tidur sehingga waktu pagi tidak banyak terbuang untuk mencari barang. Mayo Clinic pada 2025 juga menekankan pentingnya jadwal tidur yang konsisten karena kualitas istirahat berpengaruh terhadap kesiapan tubuh pada hari berikutnya. Dengan tidur dan bangun pada waktu yang relatif teratur, menyiapkan kebutuhan lebih awal, serta memberi ruang untuk menjalani pagi dengan tenang, aktivitas harian dapat dimulai dengan lebih terarah. Rutinitas pagi yang sederhana justru dapat lebih mudah dipertahankan dibandingkan jadwal yang terlalu padat dan sulit dilakukan setiap hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....