Pahami Tips, Manfaat serta Efek Samping Dari Mengkonsumsi Parasetamol
- 20 Agt 2026 10:47 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember : Parasetamol (asetaminofen) merupakan salah satu obat yang paling sering digunakan di dunia untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, serta menurunkan demam. Obat ini dijual bebas (over-the-counter) dan kerap menjadi pertolongan pertama saat seseorang mengalami sakit kepala, nyeri otot, sakit gigi, atau demam saat flu. Parasetamol bekerja dengan cara menghambat produksi senyawa kimia bernama prostaglandin di dalam otak. Senyawa inilah yang bertanggung jawab memicu rasa sakit dan mengatur suhu tubuh saat terjadi peradangan.
Dikutip RRI dari laman ayosehat.kemkes.go.id pada Rabu, 5 Agustus 2026, parasetamol dapat diberikan atau dikonsumsi dalam berbagai cara tergantung usia serta kondisi seperti bentuk tablet atau kapsul dapat diberikan dengan cara diminum melalui mulut, kemudian langsung ke pembuluh darah melalui cainran infus biasanya dilakukan saat di rumah sakit, lalu bentuk suppositoria (dimasukkan melalui anus) untuk anak yang dalam kondisi tidak bisa minum obat serta larutan atau sirup yang umumnya diberikan untuk bayi/balita/anak-anak.
Mengkonsumsi obat pada umumnya tentu saja terdapat efek samping yang akan dirasakan oleh tubuh termasuk parasetamol. Namun untuk penggunaan jangka panjang atau dosis berlebih akan timbul efek samping yang perlu diketahui seperti mual, muntah, sakit perut, diare hingga gangguan hati. Maka dari itu penting bagi kita untuk mengikuti petunjuk atau resep dokter agar mengetahui dosis aman dalam penggunaan parasetamol. Berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan khususnya oleh orang tua yang memberikan parasetamol kepada anak :
Jangan melebihi dosis yang dianjurkan, terutama jika anak juga sedang mengkonsumsi obat lain;
Hati-hati apabila memberikan obat bebas (seperti obat flu) karena banyak yang didalamnya sudah mengandung parasetamol sehingga bisa menyebabkan overdosis tanpa disadari;
Jika anak tampak lemat, tidak nafsu makan, atau mata yang menguning, segera konsultasikan ke dokter karena bisa jadi adanya gangguan hati;
Gunakan alat ukur yang tepat (sendok obat, spuit, cup), jangan pakai sendok makan biasa;
Simpan obat di tempat yang tidak mudah dijangkau anak-anak;
Jika lupa memberi dosis, berikan segera saat ingat kecuali jika sudah mendekati jadwal dosis berikutnya maka lewati saja dosis yang sudah terlewat tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....