Kenali Faktor Risiko dan Langkah Mencegah Kanker sejak Dini
- 31 Jul 2026 13:54 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Upaya pencegahan menjadi salah satu langkah penting dalam menekan risiko kanker. Meski tidak semua jenis kanker dapat dicegah, penerapan gaya hidup sehat terbukti mampu mengurangi kemungkinan seseorang mengalami penyakit tersebut.
Dalam program Jaga Malam Pro 2 Jember edisi 8 Agustus 2025, perwakilan SCOPH CIMSA UNEJ, Jesslyn Valencia, menjelaskan bahwa penyebab utama kanker adalah terjadinya mutasi atau kerusakan DNA pada sel yang membuat pertumbuhan sel menjadi tidak terkendali. Menurutnya, faktor risiko kanker terbagi menjadi faktor eksternal yang dapat dikendalikan dan faktor internal yang tidak dapat diubah.
"Kita punya kuasa untuk menghindari faktor-faktor risiko yang berasal dari luar tubuh, misalnya dengan tidak merokok, menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan menghindari konsumsi alkohol," ujar Jesslyn dalam program Jaga Malam Pro 2 RRI Jember, Jumat (8/8/2025).
Ia menyebutkan kebiasaan merokok merupakan faktor risiko utama berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru, mulut, dan tenggorokan. Selain itu, konsumsi daging merah secara berlebihan, kurang mengonsumsi buah dan sayur, obesitas, paparan sinar ultraviolet tanpa perlindungan, zat karsinogenik, serta infeksi virus tertentu seperti Hepatitis B juga dapat meningkatkan risiko kanker. Sementara faktor internal meliputi usia, riwayat keluarga, jenis kelamin, pengaruh hormon, dan kondisi sistem kekebalan tubuh yang lemah.
| Baca juga: Gampang Merasa Sensitif? ini Penjelasannya! |
Jesslyn menjelaskan bahwa apabila seseorang telah didiagnosis menderita kanker, terdapat beberapa metode pengobatan yang dapat diberikan sesuai kondisi pasien, antara lain operasi, radioterapi, kemoterapi, maupun imunoterapi. Dalam banyak kasus, dokter mengombinasikan beberapa metode tersebut agar hasil pengobatan lebih optimal.
Selain pengobatan, ia menekankan pentingnya pencegahan melalui penerapan pola hidup sehat, seperti menghindari paparan asap rokok, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, menjaga berat badan ideal, berolahraga sedikitnya 150 menit setiap minggu, membatasi konsumsi alkohol, menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti vaksinasi Hepatitis B sebagai upaya menurunkan risiko kanker hati.
Jesslyn juga mengingatkan bahwa dukungan keluarga dan lingkungan memiliki peran besar dalam proses pemulihan pasien kanker. Menurutnya, pendampingan selama menjalani pengobatan dapat membantu meningkatkan semangat pasien sehingga kualitas hidupnya menjadi lebih baik. Ia berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri sendiri maupun orang di sekitarnya, karena deteksi dini, pola hidup sehat, dan dukungan yang tepat menjadi langkah penting dalam melawan kanker.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....