Kenali Rongga Mulut, Cerminan Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh

  • 27 Jul 2026 14:36 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID-, Kesehatan rongga mulut tidak hanya berkaitan dengan gigi dan gusi, tetapi juga menjadi salah satu indikator kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hal tersebut disampaikan oleh drg. Ayu Mashartini P., Sp.PM, Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember sekaligus dokter gigi di RSGM Universitas Jember, Klinik Bina Sehat, dan RSU Kaliwates, dalam dialog kesehatan bertema "Kenali Mulut Sendiri, Rongga Mulut Cerminkan Kesehatan Badan Kita", Senin (27/7/2026).

Menurut drg. Ayu, masyarakat perlu membiasakan diri mengenali kondisi rongga mulutnya sendiri sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit. Pemeriksaan sederhana dapat dilakukan di rumah dengan memperhatikan kondisi bibir, lidah, gusi, langit-langit mulut, hingga bagian dalam pipi untuk melihat adanya perubahan warna, luka, benjolan, atau bercak yang tidak biasa.

"Rongga mulut sering kali menjadi tempat munculnya tanda awal berbagai penyakit. Karena itu, masyarakat perlu mengenali kondisi mulutnya sendiri. Bila terdapat sariawan yang tidak sembuh lebih dari dua minggu, bercak putih atau merah, benjolan, atau kelainan lain yang menetap, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter gigi," ujar drg. Ayu saat dialog kesehatan, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah penyakit sistemik seperti diabetes melitus, anemia, kekurangan vitamin, gangguan autoimun, hingga kanker mulut dapat menunjukkan gejala awal melalui perubahan pada rongga mulut. Oleh sebab itu, pemeriksaan rongga mulut secara rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Selain melakukan pemeriksaan mandiri, drg. Ayu mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, membersihkan sela-sela gigi, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih, serta menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit di rongga mulut.

"Jangan menunggu sakit untuk datang ke dokter gigi. Pemeriksaan rutin setiap enam bulan sekali sangat penting agar kelainan dapat ditemukan lebih awal dan penanganannya menjadi lebih optimal," katanya.

Melalui edukasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kesehatan rongga mulut bukan hanya untuk mempertahankan fungsi mengunyah dan berbicara, tetapi juga sebagai upaya menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kesadaran melakukan deteksi dini diharapkan mampu mencegah komplikasi berbagai penyakit yang dapat memengaruhi kualitas hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....