IWAPI Jember Ikuti Pemeriksaan DNA HPV Gratis Di Puskesmas Sumbersari

  • 17 Jul 2026 01:45 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID ,Jember- 16 Juli 2026 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jember mengikuti Program Pemeriksaan DNA HPV Gratis yang diselenggarakan oleh Puskesmas Sumbersari, Kabupaten Jember pada 15–16 Juli 2026. Keikutsertaan tersebut merupakan tindak lanjut edukasi pencegahan kanker serviks yang sebelumnya diberikan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Kesehatan IWAPI, Bd. Tyas Edi W, guna meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan DNA HPV sebagai metode skrining untuk mendeteksi infeksi Human Papillomavirus (HPV) berisiko tinggi .

Program pemeriksaan DNA HPV yang digelar Puskesmas Sumbersari ditujukan bagi perempuan berusia 30 tahun ke atas yang sudah menikah atau aktif secara seksual. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi infeksi Human Papillomavirus (HPV) berisiko tinggi, penyebab utama kanker serviks, sehingga penanganan dapat dilakukan sejak dini.

Wakil Ketua Bidang Umum dan Kesehatan IWAPI Jember mengatakan keikutsertaan anggota IWAPI dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.

"Kami mengapresiasi Puskesmas Sumbersari yang telah memfasilitasi pemeriksaan DNA HPV secara gratis. Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak perempuan, khususnya anggota IWAPI, yang peduli terhadap kesehatan reproduksi dan tidak menunggu gejala untuk melakukan pemeriksaan," ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Sementara itu, Sekretaris IWAPI Jember, Elistiani, S.E., menyampaikan bahwa kesehatan merupakan modal utama bagi perempuan dalam menjalankan peran di keluarga maupun sebagai pelaku usaha. Karena itu, IWAPI mendorong anggotanya untuk memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan.

"Kami mengajak seluruh anggota IWAPI untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah menjaga kesehatan. Dengan deteksi dini, risiko kanker serviks dapat dicegah lebih awal sehingga perempuan dapat tetap produktif dan memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga maupun usahanya," kata Elistiani, Kamis (16/7/2026).

Puskesmas Sumbersari mengimbau peserta agar memenuhi persyaratan sebelum menjalani pemeriksaan, di antaranya tidak sedang menstruasi, tidak berhubungan seksual selama 2 x 24 jam sebelum pemeriksaan, serta tidak menggunakan obat atau cairan pada area kewanitaan dalam kurun waktu yang sama. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak perempuan memahami pentingnya deteksi dini sebagai langkah nyata mencegah kanker serviks dan mewujudkan perempuan sehat, keluarga kuat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....