Waspada! Demam Anak Turun Belum Tentu Sembuh
- 31 Mei 2026 19:46 WIB
- Jember
RRI.CO.ID - Jember, Saat anak mengalami demam, banyak orang tua merasa tenang ketika suhu tubuhnya mulai turun. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa turunnya demam tidak selalu menjadi tanda kesembuhan. Dalam beberapa kondisi penyakit tertentu, justru fase setelah demam turun perlu mendapat perhatian lebih serius.
Demam merupakan respons alami tubuh saat melawan infeksi akibat virus atau bakteri. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan hanya angka pada termometer, tetapi juga kondisi anak secara keseluruhan. Menurut para dokter, anak yang suhu tubuhnya sudah normal tetapi tampak lemas, tidak mau makan dan minum, atau mengalami gejala lain yang memburuk tetap perlu diwaspadai.
Beberapa orang tua kerap menganggap penyakit sudah selesai ketika demam turun, padahal penyebab infeksi masih bisa berlangsung di dalam tubuh. Salah satu contoh yang paling sering terjadi adalah Demam Berdarah Dengue. Pada penyakit ini, fase kritis biasanya muncul ketika demam mulai turun, yakni sekitar hari ke-3 hingga ke-7 sejak gejala pertama muncul.
Pada fase tersebut dapat terjadi kebocoran plasma darah yang menyebabkan tekanan darah menurun hingga berisiko menimbulkan syok. “Banyak orang mengira ketika panasnya turun berarti sembuh. Padahal pada demam berdarah, saat demam turun justru bisa menjadi fase kritis yang harus dipantau ketat,” ujar dr. Piprim Basarah Yanuarso, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dalam edukasi kesehatan yang dipublikasikan IDAI pada 27 Februari 2024.
Orang tua disarankan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila setelah demam turun muncul gejala lemas, tidak mau makan minum, muntah berulang serta nafas cepat atau sesak, dan muncul bintik merah.
Selain memantau suhu tubuh, orang tua juga perlu memperhatikan aktivitas anak, nafsu makan dan minum, frekuensi buang air kecil, warna kulit dan bibir serta pola napas. Jika terdapat perubahan yang mengkhawatirkan, jangan menunda pemeriksaan ke dokter.
Turunnya demam pada anak memang bisa menjadi tanda perbaikan, tetapi tidak selalu berarti penyakit telah sembuh sepenuhnya. Pada beberapa kondisi seperti demam berdarah, justru fase setelah demam turun merupakan periode yang paling perlu diwaspadai.
Karena itu, orang tua disarankan untuk tidak hanya berpatokan pada suhu tubuh, melainkan juga memperhatikan kondisi umum anak agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat bila terjadi perburukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....