Kucing atau makanan yang bikin Mandul Manusia?
- 17 Apr 2026 23:07 WIB
- Jember
RRI.CO.ID JEMBER- Bulu kucing sering dinarasikan sebagai tempat virus yang menyebabkan mandul. Namun, apakah hal tersebut benar adanya?
Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Dr drh Leni Maylina menepis anggapan tersebut. Menurutnya, memelihara kucing tidak menyebabkan kemandulan secara langsung.
“Isu yang kerap beredar di masyarakat tersebut berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan karena kucing itu sendiri,” ungkap Dr Leni dilansir dari laman IPB University, Sabtu (10/1/2026).
Ia menjelaskan, Toxoplasma gondii merupakan parasit protozoa berukuran sangat kecil. Hanya bisa dilihat di bawah mikroskop. Tidak semua kucing terinfeksi parasit ini. Bahkan, berdasarkan sejumlah penelitian, jumlah kucing yang terinfeksi tergolong sangat kecil.
Menurut Dr Leni, kucing dapat terinfeksi toksoplasma terutama jika memakan daging mentah atau hasil buruan seperti tikus yang telah mengandung kista parasit. Kucing yang terinfeksi dapat mengeluarkan parasit dalam bentuk ookista melalui feses. Namun, ookista tersebut tidak langsung bersifat infektif.
“Ookista yang keluar dari kotoran kucing itu awalnya belum infektif. Dia membutuhkan waktu sekitar satu sampai lima hari untuk menjadi infektif. Karena itu, membersihkan kotoran kucing setiap hari sangat penting,” katanya.
Ia menambahkan, kucing yang sudah pernah terinfeksi umumnya akan membentuk antibodi sehingga kecil kemungkinan kembali mengeluarkan ookista infektif di kemudian hari. Untuk memastikan infeksi secara medis, pemeriksaan dapat dilakukan melalui feses kucing. Meskipun hasilnya tidak selalu akurat. Pemeriksaan lanjutan seperti PCR atau uji imunologi juga dapat dilakukan di fasilitas kesehatan hewan.
Virus tokso justru dari makanan
Terkait penularan ke manusia, Dr Leni menegaskan bahwa sumber utama infeksi toksoplasmosis justru berasal dari makanan, bukan dari kucing.
“Penularan terbesar pada manusia itu justru dari makanan, terutama daging yang dimasak tidak sempurna serta sayuran dan buah-buahan yang tidak dicuci bersih. Lebih dari 80 persen kasus infeksi berasal dari makanan,” ungkapnya. Mengenai kaitan toksoplasmosis dengan kemandulan, Dr Leni menyebutkan bahwa tidak ada bukti toksoplasmosis secara langsung menyebabkan kemandulan.
Hindari kontak langsung dengan kotoran kucing
Ia juga menekankan bahwa perempuan hamil atau yang sedang merencanakan kehamilan tidak perlu menyingkirkan kucing dari rumah. yang terpenting adalah menghindari kontak langsung dengan kotoran kucing, menggunakan sarung tangan saat membersihkan litter box, serta selalu mencuci tangan hingga bersih.
“Yang paling penting itu kebersihan, termasuk kebersihan makanan dan kebiasaan cuci tangan. Jangan langsung makan setelah memegang kucing tanpa mencuci tangan,” pesannya.
Menutup perbincangan, Dr Leni mengimbau masyarakat agar tidak takut memelihara kucing karena isu toksoplasmosis.
“Jangan takut memelihara kucing. Yang penting jangan memberi daging mentah, bersihkan kotoran kucing setiap hari, gunakan sarung tangan, dan rutin membawa kucing ke dokter hewan untuk pemeriksaan kesehatan,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....