4 Golongan Orang Ini Harus Menghindari Konsumsi Alpukat

  • 14 Mar 2026 18:25 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID. Alpukat telah lama dikenal sebagai salah satu superfood yang kaya nutrisi dan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Buah berwarna hijau ini tidak hanya enak dijadikan jus atau campuran salad, tetapi juga kaya akan lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral yang dapat mendukung kesehatan jantung, memperlancar pencernaan, dan membantu mengontrol berat badan. Namun, meski manfaatnya begitu luar biasa, ternyata tidak semua orang bisa menikmati alpukat dengan aman.

Ada beberapa golongan yang justru harus berhati-hati atau menghindari konsumsi alpukat, karena kandungan tertentu di dalamnya bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan mereka. Dilansir dari laman RBC Ukraine pada Selasa (16/12), berikut manfaat alpukat sekaligus mengungkap siapa saja 4 golongan orang yang sebaiknya tidak mengonsumsinya.

Golongan Orang yang Sebaiknya Menghindari Alpukat:

Alergi Lateks

Orang yang memiliki alergi terhadap lateks sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi alpukat. Hal ini karena alpukat dapat menimbulkan reaksi silang pada orang dengan alergi lateks. Reaksi yang mungkin terjadi antara lain gatal-gatal, bengkak, ruam, atau dalam kasus yang jarang bisa menyebabkan anafilaksis, yaitu reaksi alergi yang berat dan berpotensi mengancam nyawa.

Penyakit Ginjal

Alpukat mengandung kalium yang cukup tinggi, di mana sepertiga buah alpukat memiliki sekitar 250 mg kalium atau setara 6% dari kebutuhan harian. Orang dengan gangguan fungsi ginjal perlu membatasi asupan kalium agar tidak menimbulkan komplikasi, karena ginjal yang bermasalah tidak dapat membuang kalium secara efektif dari tubuh.

Obat Pengencer Darah

Alpukat kaya akan vitamin K, yang berperan penting dalam proses pembekuan darah. Bagi orang yang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin, konsumsi alpukat secara berlebihan dapat memengaruhi efektivitas obat tersebut, karena vitamin K dapat mengubah cara kerja obat dalam mengatur pembekuan darah. Oleh karena itu, perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin tetap mengonsumsi alpukat secara rutin.

Masalah Pencernaan

Alpukat memiliki kandungan poliol yang cukup tinggi. Bagi beberapa orang, kandungan ini dapat menyebabkan perut kembung atau tidak nyaman setelah dikonsumsi. Poliols adalah jenis karbohidrat tertentu yang sulit dicerna bagi sebagian orang, sehingga penting untuk memperhatikan reaksi tubuh saat pertama kali mengonsumsi alpukat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....