Posyandu Rogotrunan Perkuat Pemeriksaan Kesehatan Warga

  • 10 Feb 2026 20:33 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang - Pemeriksaan kesehatan berkala terus dilakukan tenaga kesehatan di Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan melalui layanan Posyandu sebagai upaya menjaga kualitas kesehatan masyarakat lintas usia, mulai balita hingga lansia.

Bidan Kelurahan Rogotrunan, Nur Agnie Jatur Handayani, S.Tr.Keb, mengatakan pemantauan kesehatan rutin memiliki peran penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat sejak dini. Menurutnya, Posyandu menjadi sarana strategis untuk mengetahui tumbuh kembang balita, kondisi ibu hamil, serta kesehatan warga usia produktif dan lansia.

“Melalui Posyandu, kami bisa melakukan skrining awal terhadap berbagai risiko kesehatan. Jika ditemukan tanda-tanda gangguan, penanganan dapat segera dilakukan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius,” kata Nur Agnie.

Pelayanan kesehatan tersebut turut mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 0821-01/Lumajang, Sertu Fris Wardeni. Pendampingan dilakukan di Posyandu Melati RT 004 RW 005 Kelurahan Rogotrunan sebagai bentuk dukungan aparat kewilayahan terhadap pelayanan dasar kesehatan masyarakat.

Kehadiran Babinsa dinilai memberikan energi positif bagi warga sekaligus memperkuat sinergi antara tenaga kesehatan dan aparat kewilayahan. Kegiatan Posyandu ini dipimpin langsung oleh Bidan Kelurahan Rogotrunan dengan sasaran pelayanan lintas kelompok usia.

Babinsa Kelurahan Rogotrunan, Sertu Fris Wardeni, menegaskan keberhasilan program Posyandu sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, Posyandu merupakan fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau dan memiliki manfaat besar bagi warga.

“Posyandu ini disediakan untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan sejak dini. Kami mengajak seluruh warga, mulai ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia, agar rutin memanfaatkan layanan kesehatan yang ada,” ujar Fris.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan rutin tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang sehat dan produktif. Dengan deteksi dini, potensi gangguan kesehatan dapat dicegah lebih awal.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 81 peserta mengikuti pelayanan kesehatan. Rinciannya meliputi 34 balita, 5 ibu hamil, 28 warga usia produktif, 6 lansia, serta 8 remaja, dengan layanan pemeriksaan ibu hamil dan lansia, pemberian vitamin A dan obat cacing, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pengukuran berat dan tinggi badan, serta skrining dan konsultasi kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....