Cara Memanfaatkan AI untuk Meningkatkan Produktivitas

  • 10 Sep 2026 17:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin banyak digunakan untuk membantu berbagai aktivitas pekerjaan. Teknologi ini dapat membantu menyusun ide, merangkum informasi, membuat draf, mengolah data, hingga mendukung proses pengambilan keputusan. Namun, penggunaan AI yang efektif bukan berarti menyerahkan seluruh pekerjaan kepada mesin.

Julie Teigland, Wakil Ketua Global EY, 2026, mengatakan manfaat produktivitas dari AI membutuhkan investasi pada manusia sekaligus penyesuaian cara kerja. Menurutnya, perusahaan perlu membekali pekerja dengan kemampuan yang sesuai agar AI benar-benar menjadi alat pendukung produktivitas, bukan sekadar teknologi tambahan.

Bagi pekerja maupun pelaku usaha, AI dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pekerjaan dengan beberapa cara berikut.

  1. Gunakan AI untuk menyusun ide awal

Ketika menghadapi pekerjaan yang membutuhkan banyak ide, AI dapat digunakan sebagai teman berdiskusi untuk menghasilkan beberapa alternatif. Misalnya ketika membuat konsep artikel, materi presentasi, strategi pemasaran, atau rencana kegiatan, pengguna dapat meminta AI memberikan sejumlah sudut pandang.

Hasil tersebut tidak harus langsung digunakan. Pengguna tetap perlu memilih, memperbaiki, dan menyesuaikannya dengan kebutuhan. Dengan cara ini, AI berfungsi sebagai alat untuk mempercepat tahap awal pekerjaan sekaligus membantu pengguna melihat kemungkinan yang sebelumnya belum terpikirkan.

  1. Manfaatkan AI untuk pekerjaan berulang

Pekerjaan administratif yang dilakukan berulang kali dapat menghabiskan banyak waktu. Contohnya merangkum dokumen, mengelompokkan informasi, membuat daftar, menyusun format teks, atau mengubah informasi menjadi bentuk yang lebih sederhana.

AI dapat membantu mempercepat pekerjaan tersebut sehingga waktu manusia dapat dialihkan untuk tugas yang membutuhkan pertimbangan, kreativitas, dan komunikasi. United Nations System Staff College, 2025, menyebut AI generatif dapat membantu mempercepat pekerjaan seperti pembuatan ringkasan, penerjemahan, ekstraksi data, dan penyusunan dokumen.

  1. Gunakan AI sebagai asisten, bukan pengganti keputusan

Salah satu kesalahan dalam menggunakan AI adalah menerima hasil yang diberikan tanpa melakukan pemeriksaan. AI dapat menghasilkan informasi yang terlihat meyakinkan, tetapi belum tentu selalu tepat atau sesuai konteks.

Karena itu, pengguna tetap perlu memeriksa fakta, angka, sumber informasi, serta kesesuaian hasil dengan tujuan pekerjaan. Keputusan akhir sebaiknya tetap berada di tangan manusia, terutama ketika pekerjaan berkaitan dengan informasi penting atau berdampak kepada orang lain.

  1. Buat instruksi yang jelas

Kualitas hasil AI sangat dipengaruhi oleh instruksi yang diberikan. Permintaan yang terlalu umum dapat menghasilkan jawaban yang luas dan kurang sesuai kebutuhan.

Pengguna dapat memberikan konteks, tujuan, format, panjang tulisan, target pembaca, serta batasan yang diperlukan. Semakin jelas tugas yang diberikan, semakin mudah AI menghasilkan keluaran yang dapat digunakan sebagai bahan kerja.

  1. Gunakan AI untuk membantu menganalisis informasi

AI juga dapat digunakan untuk membantu menemukan pola dari sejumlah informasi. Misalnya, pelaku usaha dapat meminta AI membantu mengelompokkan masukan pelanggan, pekerja dapat merangkum poin penting dari dokumen, atau mahasiswa dapat mengorganisasi bahan belajar.

Namun, hasil analisis tetap perlu diperiksa menggunakan pengetahuan dan data yang relevan. AI sebaiknya digunakan untuk membantu manusia memahami informasi dengan lebih cepat, bukan menggantikan kemampuan berpikir kritis.

  1. Sisakan waktu untuk pemeriksaan akhir

Menghemat waktu melalui AI tidak berarti seluruh hasil harus langsung dipublikasikan atau dikirim. Pemeriksaan akhir tetap menjadi bagian penting karena kesalahan kecil dapat memengaruhi kualitas pekerjaan.

Julie Teigland, 2026, menekankan bahwa peningkatan produktivitas melalui AI berkaitan dengan pelatihan pekerja dan perubahan cara kerja. Artinya, kemampuan menggunakan teknologi perlu berjalan bersama kemampuan manusia untuk menilai, mengoreksi, dan menentukan keputusan.

AI memang dapat membantu manusia bekerja lebih cepat, tetapi produktivitas tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat sebuah tugas selesai. Kualitas hasil, ketepatan informasi, kreativitas, serta kemampuan mengambil keputusan tetap menjadi bagian penting dari pekerjaan.

Karena itu, penggunaan AI yang paling efektif adalah ketika teknologi tersebut menjadi asisten yang memperkuat kemampuan manusia. Dengan pemanfaatan yang tepat, AI dapat mengurangi pekerjaan rutin sekaligus memberikan lebih banyak ruang bagi manusia untuk mengerjakan tugas yang membutuhkan kreativitas, komunikasi, dan pemikiran strategis.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....