Kiat Mahasiswa Keperawatan UNEJ Imbangi Akademik dan Pengabdian Warga

  • 03 Sep 2026 09:47 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Menjadi mahasiswa kesehatan tidak hanya sebatas mengikuti perkuliahan di kelas, praktikum di laboratorium, serta mengejar nilai akademik semata. Pengalaman berorganisasi serta keterlibatan aktif dalam program pengabdian masyarakat dinilai menjadi sarana penting untuk mengasah kepekaan sosial dan soft skill calon tenaga medis.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua BEM Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Dimas Anang Musa, dan Ketua Tim PPK Ormawa FKEP UNEJ, Hagum Mashuda, dalam siaran dialog interaktif 'Jaga Malam' di Pro 2 RRI Jember, Rabu (2/9/2026).

"Perubahan dan dampak positif bagi masyarakat tidak akan lahir dari mereka yang hanya menunggu. Mahasiswa keperawatan perlu memberanikan diri keluar dari zona nyaman untuk berinteraksi langsung dengan warga melalui organisasi maupun kegiatan pengabdian," ujar Ketua BEM FKEP UNEJ, Dimas Anang Musa.

Dimas menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) membuka ruang untuk melatih kepemimpinan, kemampuan komunikasi publik, serta memecahkan masalah (problem solving) secara langsung di lapangan.

Sementara itu, Ketua Tim PPK Ormawa FKEP UNEJ, Hagum, menambahkan bahwa penerapan ilmu keperawatan yang dipelajari di bangku kuliah akan terasa lebih bermakna saat diimplementasikan untuk pemberdayaan kesehatan masyarakat.

"Tidak ada kegiatan positif yang sia-sia. Meskipun harus membagi waktu dan menguras energi, melihat masyarakat menerima manfaat dari edukasi kesehatan memberikan kepuasan serta pengalaman berharga yang tidak didapatkan hanya dengan duduk di dalam ruang kelas," kata Hagum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....