Ratusan Siswa Semarakkan Pekan Pendidikan Berkah
- 07 Apr 2026 12:54 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Ratusan siswa tingkat SD hingga SMP di Kabupaten Bondowoso mengikuti berbagai lomba dalam program Pekan Pendidikan Berkah yang digelar Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat.
Kegiatan yang digelar di Ruang Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) tersebut dirancang untuk memadukan lomba tradisional dan modern sekaligus memberi ruang ekspresi seluas-luasnya bagi peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan pemilihan jenis lomba dilakukan secara berimbang antara unsur kearifan lokal dan perkembangan zaman. Menurutnya, lomba seperti hadang tetap dipertahankan, sementara lomba kekinian seperti comic science juga dihadirkan.
“Authentik, tetapi tidak meninggalkan hal-hal yang modern. Makanya ada lomba hadang, tetapi juga ada lomba comic science,” ujar Taufan, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, konsep lomba dibuat tidak terpisah per bidang agar lebih banyak siswa dapat berpartisipasi. Dengan skema tersebut, peserta yang mengikuti satu jenis lomba berbeda dengan lomba lainnya, sehingga keterlibatan siswa menjadi lebih luas.
“Biasanya lomba matematika yang ikut itu-itu saja. Sekarang tidak. Lomba disatukan supaya banyak anak yang ikut dan punya kesempatan berekspresi,” tuturnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk karakter siswa. Melalui ragam lomba, peserta didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, analitis, kreatif, dan inovatif.
Ia menambahkan, keterbatasan anggaran membuat pihaknya hanya mampu menyediakan hadiah berupa uang pembinaan dan trofi bagi juara 1, 2, dan 3. Untuk kebutuhan teknis seperti panggung dan sound system, Dispendik bekerja sama dengan pihak swasta, salah satunya Mall KDS.
Menurutnya, kolaborasi tersebut saling menguntungkan karena kegiatan mampu menarik banyak pengunjung. Bahkan, pada salah satu kegiatan di KDS, jumlah peserta mencapai sekitar seribu siswa.
“Setidaknya ada seribu anak yang datang. Itu tentu juga berdampak pada kunjungan ke lokasi,” katanya.
Taufan menegaskan, selain memberi ruang kreativitas, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya memenuhi standar dalam kehidupan nyata, seperti saat melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
“Kami ingin menyadarkan anak-anak bahwa dalam kehidupan ada standar yang harus dicapai agar bisa sukses,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....