Dinas Pendidikan Jatim Dorong Sekolah di Bondowoso Terus Berinovasi

  • 12 Agt 2026 12:07 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mendorong satuan pendidikan di Bondowoso untuk terus mengembangkan inovasi sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sekaligus produktif.

Hal itu disampaikan Aries saat menghadiri peresmian bengkel otomotif di SMKN 3 Bondowoso, Rabu 12 Agustus 2026. Ia mengapresiasi perkembangan sejumlah sekolah di Bondowoso yang dinilai semakin maju, termasuk dari sisi kebersihan, kerapian, keindahan, dan ketertiban lingkungan sekolah.

Menurut Aries, kondisi lingkungan sekolah yang kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik.

"Yang pertama saya apresiasi sekolah-sekolah yang ada di Bondowoso ini sudah semakin maju, semakin berkembang dan tentu semakin menunjukkan prestasi yang sangat luar biasa terutama lingkungan sekolah yang mendukung untuk proses pembelajaran," ujarnya.

Aries mengatakan, pembenahan lingkungan sekolah sejalan dengan program yang ditekankan pemerintah, termasuk melalui program sekolah asri dan program sikap. Menurutnya, lingkungan yang nyaman diharapkan dapat menumbuhkan rasa senang dan bahagia bagi siswa selama berada di sekolah.

"Jadi bukan hanya bagaimana berproses akademik tapi lingkungannya tidak dipedulikan, tapi ini kebalik. Lingkungan dulu yang kita buat kondusif sehingga anak-anak merasa nyaman dan tidak perlu dipaksakan mereka berada di lingkungan sekolah dengan sendirinya mereka akan betah," katanya.

Ia juga meminta setiap kepala sekolah memiliki inovasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Inovasi tersebut, kata Aries, tidak boleh berhenti hanya dalam satu atau dua tahun, tetapi harus menjadi bagian dari budaya sekolah.

"Jadi kalau kepala sekolah punya inovasi berarti gurunya juga punya inovasi. Gurunya punya inovasi, muridnya juga punya inovasi. Jadi terus mengalir yang akhirnya akan menjadi bagian dari proses di dalam tumbuh berkembangnya sekolah," tuturnya.

Aries menilai inovasi yang dilakukan secara konsisten akan melahirkan rutinitas positif di lingkungan sekolah. Dengan demikian, aktivitas pembelajaran tidak berjalan monoton dan dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan sekolah.

Terkait potensi pengembangan produk sekolah menjadi kegiatan yang memiliki nilai komersial, Aries menjelaskan bahwa terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui. Salah satunya adalah kesiapan sekolah menuju status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Yang pertama tentu kalau kita mau bikin jadi komersil sekolah ini harus jadi BLUD dulu. Supaya nanti mereka tidak terkendala terhadap proses administrasi keuangan," jelasnya.

Ia menegaskan, proses menuju BLUD membutuhkan tahapan dan tata kelola administrasi yang sesuai dengan ketentuan. Pendapatan yang diperoleh sekolah juga harus dikelola melalui administrasi yang benar agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Menurut Aries, kemampuan sekolah memproduksi barang atau jasa yang melibatkan siswa dan guru merupakan sebuah prestasi. Selain meningkatkan keterampilan peserta didik, aktivitas tersebut juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi sekolah.

"Menurut saya ini prestasi yang sangat luar biasa. Mereka bisa menjadi sesuatu yang kebanggaan sekolah. Mereka bisa produksi, anak-anaknya bisa berkembang. Guru-gurunya juga bisa berinovasi. Sehingga ada nilai ekonomi yang akan tumbuh," ungkapnya.

Meski demikian, Aries mengingatkan agar pengembangan potensi ekonomi sekolah tetap dilakukan secara bertahap dan mengikuti aturan yang berlaku.

Sementara terkait dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, ia memastikan akan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Dukungan tersebut dapat disinergikan dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

"Kalau sekolah nanti butuh alat apapun itu nanti akan kita sinergikan apakah itu dari pemerintah pusat atau pemerintah provinsi Jawa Timur," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....