Radar MBG Disiapkan, Masyarakat Nantinya Lebih Mudah Akses Informasi Program

  • 15 Agt 2026 14:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang - Masyarakat nantinya dapat lebih mudah memperoleh informasi sekaligus ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Radar MBG yang disiapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Rencana tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Khusus Menteri Dalam Negeri, Kepala BGN, dan kepala daerah se-Indonesia yang diikuti Bupati Lumajang, Indah Amperawati, secara virtual di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Kamis (13/8/2026).

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan MBG di daerah. Menurutnya, program tersebut perlu dilaksanakan dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima manfaat.

“Kami mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Lumajang. Program ini tentu harus dilaksanakan dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima manfaat,” ujar Bupati.

Dalam rakor tersebut, BGN menyampaikan rencana peluncuran Radar MBG sebagai salah satu upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan dan distribusi program.

Melalui Radar MBG, masyarakat nantinya dapat memperoleh informasi mengenai menu harian serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyedia MBG. Informasi tersebut juga mencakup komposisi menu dan kandungan gizi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Selain mengakses informasi, masyarakat nantinya juga diberikan ruang untuk menyampaikan pengaduan apabila menemukan pelaksanaan atau tata kelola MBG yang dinilai masih kurang atau belum sesuai.

Pengaduan tersebut dapat disampaikan melalui kontak resmi yang disediakan BGN. Dengan adanya ruang pengaduan, masyarakat diharapkan dapat ikut memberikan masukan terhadap pelaksanaan program sekaligus membantu memperkuat pengawasan di lapangan.

Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan pelaksanaan MBG diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para penerima manfaat.

“Intinya, Badan Gizi Nasional berharap program ini dapat memberikan dampak kepada masyarakat, utamanya penerima manfaat, sehingga dapat meningkatkan status gizi sekaligus menurunkan angka stunting dan kekurangan gizi,” ungkapnya.

BGN juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MBG di masing-masing daerah. Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan program nasional itu dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan bahwa Dana Transfer ke Daerah (TKD) berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 198 Tahun 2026 harus dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kebutuhan prioritas daerah, termasuk mendukung pelaksanaan MBG.

“Dana Transfer ke Daerah harus benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan infrastruktur, pendidikan, belanja pegawai, penanganan bencana, dan kebutuhan lainnya. Termasuk juga untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.

Melalui keterbukaan informasi dan ruang pengaduan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam pengawasan pelaksanaan MBG. Partisipasi publik yang bertanggung jawab diharapkan turut mendorong program berjalan transparan, responsif, dan tepat sasaran. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/Aj/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....