Tiga Ruas Jalan di Sukodono Lumajang Masuk Penanganan Tahun Ini

  • 16 Sep 2026 19:46 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan penanganan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sukodono sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur secara bertahap. Tahun ini, ruas jalan di Desa Selokgondang, Klanting, dan Kutorenon masuk dalam rencana penanganan pemerintah daerah.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat memimpin apel dalam rangka Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setormadu) di Kecamatan Sukodono, Selasa, 15 September 2026. Penanganan ruas jalan tersebut dilakukan untuk mendukung aksesibilitas dan aktivitas masyarakat di wilayah Sukodono.

Menurut Bupati yang akrab disapa Bunda Indah, penanganan sejumlah ruas tersebut saat ini masih berada dalam tahap lelang. Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kemampuan anggaran daerah.

“Tahun ini ada beberapa ruas jalan di Sukodono yang akan kita bangun, antara lain di Selokgondang, Klanting, dan Kutorenon. Saat ini masih dalam tahap lelang,” ujar Bunda Indah.

Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan sekaligus di seluruh wilayah. Pemkab Lumajang setiap tahun mengalokasikan anggaran untuk menangani sekitar 20 ruas jalan, dengan pelaksanaan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan prioritas.

“Setiap tahun sekitar 20 ruas jalan kita kerjakan. Harus bertahap karena anggaran kita terbatas dan harus dibagi untuk pelayanan masyarakat yang lainnya,” katanya.

Pola penanganan bertahap tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dengan kebutuhan pelayanan publik lainnya. Dengan sumber daya anggaran yang terbatas, pemerintah perlu menentukan ruas yang mendapat penanganan sesuai tingkat kebutuhan masyarakat.

Bunda Indah menegaskan, keterbatasan anggaran tidak berarti pemerintah berhenti melakukan perbaikan. Penanganan akan terus dilakukan secara bertahap agar semakin banyak ruas jalan yang kondisinya membutuhkan perhatian dapat masuk dalam program pembangunan.

Di sisi lain, pemerintah juga membuka ruang terhadap kritik dan masukan masyarakat terkait kondisi infrastruktur. Menurut Bunda Indah, komentar warga, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan.

“Kita tidak boleh marah dengan komentar masyarakat terkait pembangunan infrastruktur. Itu menjadi masukan bagi kita untuk terus memperbaiki dan memberikan pelayanan yang lebih baik,” tuturnya.

Masukan dari masyarakat menjadi penting karena kondisi jalan dan kebutuhan infrastruktur dapat dirasakan langsung oleh warga dalam aktivitas sehari-hari. Informasi tersebut dapat membantu pemerintah melihat persoalan di lapangan sekaligus menjadi bahan dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.

Bunda Indah berharap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lumajang dapat terus dituntaskan secara bertahap bersama Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma.

“Mudah-mudahan di periode saya dan Mas Wabup, pembangunan infrastruktur bisa semakin tuntas. Karena itu, kita harus terus semangat melayani masyarakat,” ucapnya.

Selain pembangunan fisik, Bunda Indah meminta pemerintah kecamatan dan desa memperkuat koordinasi. Pemerintah desa dinilai memiliki posisi penting karena berkomunikasi langsung dengan masyarakat dan mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Kita harus bisa membantu dan mendukung persoalan masyarakat di desa. Saya ingin masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah ketika mereka membutuhkan,” tegasnya.

Rencana penanganan tiga ruas jalan di Sukodono menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas pemerataan infrastruktur. Dengan pelaksanaan secara bertahap, pemerintah membuka peluang agar penanganan jalan dapat terus berlanjut sesuai prioritas dan kemampuan anggaran. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ad/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....