Bupati Lumajang Perkuat Perlindungan Pekerja
- 18 Mei 2026 15:33 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Bupati Lumajang, Indah Amperawati membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Peningkatan Capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten Lumajang Tahun 2026 di Ruang Ranu Pani 3 Hotel Aston Inn Lumajang, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memperkuat perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja, khususnya kelompok rentan dan marginal.
Dalam sambutannya, Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan bahwa peningkatan cakupan Universal Coverage Jamsostek merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, sekaligus selaras dengan RPJMN 2025–2029, RPJMD Provinsi Jawa Timur, dan RPJMD Kabupaten Lumajang 2025–2029.
“Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen menghadirkan perlindungan sosial yang lebih luas bagi masyarakat pekerja. Jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya soal administrasi kepesertaan, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Bunda Indah.
Ia menjelaskan, melalui misi “Lumajang Peduli”, pemerintah daerah terus mendorong perluasan penyediaan jaminan sosial, mulai dari jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan, jaminan kematian hingga jaminan hari tua, terutama bagi kelompok rentan dan pekerja informal.
Menurutnya, perlindungan sosial ketenagakerjaan menjadi instrumen penting dalam mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko kecelakaan kerja maupun kematian.
“Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022, jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi salah satu upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Karena itu, peningkatan cakupan kepesertaan harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.
Berdasarkan data Universal Coverage Jamsostek Jawa Timur per 10 Mei 2026, capaian UCJ Kabupaten Lumajang berada di angka 15,58 persen. Sementara target yang ditetapkan pada tahun 2026 sebesar 20,05 persen. Artinya, masih terdapat selisih 4,47 persen atau sekitar 24.768 pekerja yang belum terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Bunda Indah optimistis target tersebut dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah, dunia usaha, hingga pemangku kepentingan lainnya.
“Saya berharap forum ini melahirkan ide, gagasan, kebijakan, dan langkah konkret dari seluruh OPD agar kita dapat bergerak bersama meningkatkan capaian Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Lumajang. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin target 20,05 persen bisa kita capai,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong percepatan kepesertaan pekerja agar sisa target UCJ di tahun 2026 dapat segera terpenuhi.
“Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan di daerah agar segera memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerjanya. Ini membutuhkan peran aktif seluruh OPD, termasuk dukungan para pelaksana kegiatan yang menyerap tenaga kerja melalui anggaran pemerintah daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lumajang, Delistyana Diah Vianty menyampaikan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran vital dalam melindungi masyarakat pekerja dari berbagai risiko kerja.
Ia menjelaskan, dari total 554.422 penduduk bekerja di Kabupaten Lumajang, saat ini baru 87.159 orang atau sekitar 15,72 persen yang tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
“Masih diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memperluas cakupan kepesertaan. Perlindungan pekerja harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Delistyana menambahkan, pihaknya berkomitmen mendukung penuh target UCJ Kabupaten Lumajang tahun 2026 sebesar 20,05 persen atau setara 111.162 peserta aktif.
“Saat ini masih terdapat kekurangan sekitar 24 ribu pekerja yang harus terlindungi hingga akhir tahun 2026. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai dengan dukungan seluruh OPD dan stakeholder terkait,” pungkasnya. (Kominfo-Lmj/ad)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....