Menjaga Ranu Klakah agar Alam Tetap Lestari dan Masyarakat Terus Berdaya
- 03 Agt 2026 20:52 WIB
- Jember
Keindahan Ranu Klakah tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan dan pariwisata. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong pengembangan kawasan tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat meninjau kawasan Ranu Klakah dalam rangkaian Festival Pacu Bithek, Minggu (2/8/2026). Didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, Bunda Indah melihat langsung kondisi kawasan perairan sekaligus potensi yang dimiliki salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Lumajang tersebut.
Menurut Bunda Indah, Ranu Klakah memiliki peran strategis karena tidak hanya menjadi destinasi wisata alam, tetapi juga menopang aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan.
| Baca juga: Pemkab Lumajang Kaji Zonasi PKL |
"Ranu Klakah memiliki fungsi yang sangat penting dalam mendukung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Selain menjadi sumber mata pencaharian bagi para nelayan, kawasan ini juga memiliki potensi wisata alam yang harus terus dikembangkan secara berkelanjutan," ujarnya.
Ia menjelaskan, pengembangan kawasan wisata tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan. Keduanya harus berjalan beriringan agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Bunda Indah menilai hasil perikanan Ranu Klakah yang telah dikenal masyarakat menjadi salah satu potensi yang perlu terus dijaga dan dikembangkan. Potensi tersebut, menurutnya, dapat memperkuat daya tarik kawasan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.
"Harapan kami, Ranu Klakah dapat menjadi perairan yang produktif, lestari, dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat. Kelestarian ekosistem perairan harus terus kita jaga bersama karena keberadaannya tidak hanya menopang sektor perikanan, tetapi juga memiliki nilai penting bagi pelestarian lingkungan, pengembangan pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Dalam kesempatan itu, Bunda Indah juga menilai penyelenggaraan Festival Pacu Bithek yang dirangkaikan dengan kegiatan restocking ikan menunjukkan bahwa pelestarian budaya, kepedulian terhadap lingkungan, dan pengembangan potensi daerah dapat berjalan secara selaras.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat agar Ranu Klakah tetap terjaga sebagai kawasan perairan yang lestari sekaligus menjadi destinasi wisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui pengelolaan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap Ranu Klakah terus berkembang sebagai destinasi wisata alam yang tetap menjaga keseimbangan ekosistem, sekaligus mendukung keberlangsungan sektor perikanan dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ferdian/An-m)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....