Mawar di Inggris Mekar Lebih Cepat akibat Perubahan Iklim

  • 26 Mei 2026 08:36 WIB
  •  Jember
Poin Utama
  • Mawar
  • Kebun Inggris

RRI.CO.ID, Inggris : Perubahan iklim menyebabkan bunga mawar di sejumlah taman milik organisasi konservasi National Trust di wilayah selatan Inggris mekar lebih awal dibandingkan biasanya. Fenomena ini disebut sebagai salah satu dampak nyata dari musim dingin yang semakin hangat dan curah hujan yang lebih tinggi.

Seperti dilansir dari BBC (22-05-2026), National Trust melaporkan bahwa puncak musim berbunga mawar yang secara tradisional terjadi pada bulan Juni kini terus bergeser ke waktu yang lebih awal. Di taman Chartwell House, Kent, bunga mawar pertama tahun ini bahkan tercatat mekar sejak bulan Maret.

Spesialis hortikultura National Trust, Rebecca Bevan, mengatakan bahwa perubahan waktu berbunga tersebut dipicu oleh musim dingin yang lebih hangat dan basah, serta periode cuaca hangat yang tidak biasa pada musim semi. “Penelitian menunjukkan bahwa kekeringan merupakan ancaman terbesar bagi mawar. Karena itu kami berfokus membangun tanah yang sehat, memilih varietas yang lebih tangguh, serta berinvestasi pada sistem penampungan dan penyimpanan air,” ujar Rebecca Bevan.

Menurutnya, mekarnya mawar lebih awal tidak selalu berdampak buruk bagi tanaman. Namun, tantangan yang lebih besar adalah ketersediaan air di masa mendatang akibat perubahan pola cuaca.

Sementara itu, Manajer Taman Chartwell, Christopher Lane, mengatakan musim semi tahun ini menjadi gambaran jelas bagaimana perubahan iklim mulai memengaruhi taman-taman di Inggris. “Minimnya gelombang udara dingin telah memberi dorongan awal bagi tanaman sehingga pertumbuhan di seluruh taman berlangsung lebih cepat. Kami melihat mawar pertama berbunga sejak Maret, sesuatu yang biasanya terjadi jauh lebih lambat,” katanya.

Fenomena serupa juga terjadi di taman Mottisfont, Hampshire. Sejak diserahkan kepada National Trust pada tahun 1972, taman tersebut mencatat perubahan pola berbunga yang konsisten. Periode puncak mekarnya mawar kini maju sekitar satu hari setiap dua setengah tahun.

Kepala Pengelola Kebun Mottisfont, Rob Ballard, menjelaskan bahwa musim dingin yang sangat basah dan hangat mempercepat pertumbuhan tanaman sejak awal tahun. “Setelah musim dingin yang sangat basah dan hangat, termasuk 42 hari hujan berturut-turut pada awal tahun, mawar tumbuh lebih cepat dari biasanya. Kemudian cuaca hangat pada April semakin mempercepat pertumbuhan, sehingga pada tahun 2026 mawar berbunga lebih awal daripada yang pernah kami ingat,” ujarnya.

Perubahan iklim tersebut juga mendorong para pengelola taman untuk menyesuaikan cara perawatan tanaman, mulai dari pengelolaan kualitas tanah hingga teknik pemangkasan mawar agar lebih mampu beradaptasi terhadap kondisi cuaca yang terus berubah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....