Gradasi Jember Dorong Generasi Muda Siap Berwirausaha di Era Digital
- 16 Sep 2026 06:32 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Kesiapan generasi muda menjadi salah satu perhatian Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gradasi Kabupaten Jember dalam mendorong pelaku usaha dan calon pelaku usaha menghadapi perkembangan ekonomi digital. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan keterampilan, literasi digital, hingga pengenalan potensi diri sejak bangku sekolah.
Ketua DPC Gradasi Kabupaten Jember, David Iswanto menjelaskan bahwa Gradasi atau Generasi Digital Indonesia memiliki misi untuk membantu masyarakat agar semakin siap menghadapi perkembangan digital. David mengatakan, pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting untuk melengkapi berbagai potensi yang dimiliki Jember.
“Generasi Digital Indonesia itu mempunyai tugas untuk membumikan, mengembangkan, memajukan Indonesia siap berdigital,” ujar David dalam program UMKM Bicara, Senin, 3 Agustus 2026.
Menurutnya, Gradasi Jember tidak hanya berfokus pada organisasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, media, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi daerah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Intinya kita akan menyiapkan, membantu dengan stakeholder, dengan pemangku pemerintahan, dengan dewan-dewan, siapa pun yang siap berkolaborasi untuk memajukan Jember. Dari Jember untuk Indonesia,” katanya.
Salah satu langkah awal yang dilakukan DPC Gradasi Jember adalah memberikan pelatihan kepada siswa SMK. Pengurus Bidang Pelatihan dan Kewirausahaan DPC Gradasi Jember, Joko Prasetyo, menyebut terdapat tiga materi utama yang diberikan dalam kegiatan tersebut.
Materi pertama berkaitan dengan pengenalan dan pengembangan potensi diri. Peserta diajak memahami kemampuan yang dimiliki serta menentukan langkah setelah menyelesaikan pendidikan, baik untuk melanjutkan usaha maupun memasuki dunia kerja.
Materi kedua berkaitan dengan cybersecurity atau keamanan siber. Menurut Joko, pemahaman dasar mengenai keamanan di dunia maya menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya aktivitas digital.
“Jadi gimana caranya adik-adik SMK itu paling enggak mengenal dulu apa yang harus diamankan melalui dunia maya,” jelasnya dalam program siaran yang sama.
Peserta juga dikenalkan dengan berbagai potensi ancaman di ruang digital, seperti virus maupun tautan yang dapat membahayakan keamanan pengguna. Joko menegaskan bahwa pelatihan tersebut masih menjadi pengenalan awal dan ke depan dapat dikembangkan melalui pembelajaran yang lebih mendalam.
Materi ketiga dilakukan melalui kolaborasi dengan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember. Pelatihan tersebut membahas kesiapan menghadapi dunia kerja, termasuk aspek psikologis yang perlu dipersiapkan oleh siswa. Joko mengatakan, kegiatan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Bahkan, para peserta disebut meminta adanya pelatihan lanjutan.
“Alhamdulillah berjalan lancar waktu itu. Itu untuk awalnya,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC Gradasi Kabupaten Jember, Novi Dwi Kartikasari, menilai pembekalan seperti ini penting karena lulusan SMK tidak hanya menghadapi tantangan ketika mencari pekerjaan, tetapi juga ketika memilih untuk menjadi pelaku usaha.
Menurut Novi, dunia UMKM memiliki tantangan yang cukup kompleks karena pelaku usaha harus mampu menangani berbagai aspek sekaligus, mulai dari legalitas hingga kesiapan psikologis.
“Jadi sangat dibutuhkan bagi mereka untuk kesiapan mulai dari legalitas, kemudian psikologisnya itu juga,” ungkap Novi.
Ke depan, Gradasi Jember berencana memperluas kegiatan pelatihan kepada lebih banyak sekolah. Bendahara DPC Gradasi Jember, Ibnu Triyono, mengatakan program tersebut untuk sementara dimulai dari satu SMK dan diharapkan dapat ditawarkan kepada SMK lainnya.
“Kita sebagai Gradasi di awal memang penginnya sih bikin pelatihan untuk tingkat SMA yang dasar dulu aja. Jadi ini kan sementara masih satu SMK. Rencananya nanti ke depannya hampir SMK kita ini, kita tawarkan semua,” kata Ibnu.
Selain pelatihan tatap muka, Gradasi juga membuka kemungkinan memberikan pendampingan secara digital serta membantu generasi muda yang ingin mengembangkan keterampilan dan usaha berbasis digital.
Melalui pembekalan tersebut, Gradasi Jember berharap generasi muda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru. Joko menargetkan dalam jangka panjang akan muncul UMKM unggulan yang digerakkan oleh generasi muda Jember.
“Jadi bukan hanya apa ya, jadi pekerja, tapi kita harus memberi pekerjaan ke orang lain,” tegasnya.
Upaya tersebut menjadi bagian dari cita-cita Gradasi untuk menyiapkan generasi muda yang mampu memanfaatkan keterampilan yang dimiliki sekaligus mengembangkan inovasi melalui teknologi digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....