Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Kerupuk Keliling Terpaksa Naikkan Harga Jual

  • 30 Apr 2026 09:54 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID , Jember : Kenaikan harga bahan pokok turut dirasakan para pedagang kecil, salah satunya Pak Novar, pedagang kerupuk keliling yang sudah menjalani usahanya selama kurang lebih lima tahun. Saat ditemui ketika berjualan, Pak Novar mengaku terpaksa menaikkan harga kerupuk dagangannya karena harga minyak goreng dan plastik kemasan terus meningkat.

"Harga kerupuk sekarang naik dua ratus rupiah, gara-gara minyak sama kresek mahal. Bahannya masih mahal, jadi ikut naik semua," ujar Pak Novar, Kamis 30 April 2026.

Meski demikian, Pak Novar yang asli Sukorjo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember tetap menjual kerupuk dengan harga terjangkau, yakni Rp5.000 per bungkus. Ia biasanya berjualan di satu lokasi sebelum berpindah ke area kampus untuk mencari pembeli.

"Biasanya di sini, habis ini pindah ke kampus," katanya.

Untuk jam berjualan, Pak Novar mengaku tidak menentu. Jika dagangan sedang sepi, ia bisa pulang lebih awal.

"Kalau sekarang sepi, kadang jam dua masih ada, terus pulang. Capek," ungkap pria berusia 40 tahun tersebut.

Kerupuk yang dijual Pak Novar bukan diproduksi sendiri, melainkan diambil dari pabrik. Ia hanya menjual kembali untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di tengah kondisi harga bahan yang terus naik, Pak Novar mengaku skrg belum menerima bantuan lagi dari pemerintah untuk mendukung usahanya.

"Dulu dapat dari PKH Tapi sekarang Enggak ada bantuan lagi . Pengennya bahan itu diturunin semua, biar stabil," harapnya.

Harapan sederhana Pak Novar mewakili suara banyak pedagang kecil yang saat ini harus bertahan di tengah naiknya biaya produksi.

Mereka berharap harga bahan baku kembali stabil agar usaha kecil tetap bisa berjalan dan daya beli masyarakat tidak semakin menurun.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....