Peksiminas 2026 Hari Pertama Sukses Digelar
- 10 Sep 2026 06:52 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) ke-18 tahun 2026 mulai memasuki hari pertama pelaksanaan kompetisi. Sebanyak 15 tangkai lomba digelar secara serentak mulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia Rabu (9/9/2026)
Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Pusat, Alamul Huda, mengatakan seluruh persiapan teknis telah dilakukan sebelum perlombaan dimulai.
"Untuk hari pertama ini kita sudah dengan panitia-panitia melaksanakan bersama-sama 15 tangkai lomba mulai dari jam 08.00 waktu Indonesia Barat pagi tadi," ujar Alamul Huda.
Menurutnya, sehari sebelumnya peserta telah mengikuti technical meeting. Untuk sejumlah tangkai lomba, seperti tari, vokal, vokal grup, dangdut, dan seni tampil, peserta juga telah mengikuti pengundian nomor urut, cek sound, pengambilan nada, serta orientasi panggung.
Sementara itu, salah satu cabang yang diperlombakan adalah monolog. Salah satu Dewan juri monolog Peksiminas 2026 yang merupakan dosen FIB UGM Dr. Novi Siti Kussuji Indraastuti M.Hum., yang juga Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, menjelaskan terdapat sejumlah aspek yang menjadi penilaian.
Aspek tersebut meliputi keaktoran, interpretasi peserta terhadap naskah yang dimainkan, keseluruhan garapan, serta aspek artistik.
"Yang pertama adalah keaktoran, keaktoran adalah apa yang ada di dalam, apa yang dikuasai oleh aktor itu sendiri. Kemudian yang kedua adalah bagaimana interpretasinya terhadap naskah yang dimainkan dan juga keseluruhan dari garapan itu, serta yang terakhir adalah artistik," jelas Novi.
Salah satu peserta monolog asal Universitas Gadjah Mada, Flaneri Angela, menjadi perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia mengatakan persiapan untuk mengikuti kompetisi telah dilakukan sejak Juli 2026.
Persiapan kemudian dilanjutkan hingga pekan sebelum pelaksanaan, termasuk melalui gladi bersih. Flaneri mengaku senang dapat tampil di tingkat nasional dan bertemu dengan peserta dari berbagai daerah.
"Persiapannya untuk monolog sendiri kami memulainya itu bulan Juli tepatnya dan sampai hari ini, sampai minggu yang lalu kami mempersiapkan gladi bersih. Untuk perasaannya mengenai sampai di tingkat nasional tentunya merasa sangat senang. Ini merupakan kesempatan untuk kita bisa berlomba dan bertemu dengan teman-teman seluruh provinsi dari Indonesia," ungkapnya.
Selain Monolog, peserta lomba Tari Latifa Adila dari Universitas Tanjungpura Kalimantan Barat, turut membawakan karya bertema budaya daerah.
Dalam penampilannya, Latifa membawakan karya berjudul "Namia Kenyalang" yang mengangkat adat Umin dari tradisi masyarakat Kalimantan Barat. Karya tersebut mengisahkan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya yang diwujudkan melalui ritual adat dan memiliki keterkaitan erat dengan alam serta hubungan antara anak dan orang tua.
Peksiminas 2026 menjadi ajang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi sekaligus menampilkan keberagaman seni dan budaya dari masing-masing daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....